logo


Muhammad Anis Matta Akui Partai Gelora Pecahan dari PKS

simak penjelasannya

11 November 2019 06:59 WIB

pinterpolitik

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Muhammad Anis Matta mengaku bahwa Partai Gelora Indonesia terbentuk karena beberapa kadernya terlibat dalam konflik di internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti dilansir dari CNNIndonesia.com. Diketahui, sejumlah kader Partai Gelora saat ini dulunya adalah kader yang sudah keluar dari PKS.

"Saya tidak menafikkan bahwa kami punya konflik dulu di PKS ya. Ini ada pak Fahri juga di sini. Ini fakta yang tidak bisa kami ingkari," kata Anis di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/11).

Dirinya mengaku bahwa ide lahirnya Partai Gelora sudah dicetuskan sewaktu dirinya masih aktif di PKS.


Banyak Kader PKS Gabung Partai Gelora, Ini Kata Fahri Hamzah

"Baik sebagai sekjen maupun dulu sebagai presiden partai, jadi narasi ini narasi yang lama yang sudah kami kuatkan," kata dia

Anis Matta dan Wakil Ketua Partai Gelora, Fahri Hamzah tercatat pernah terlibat konflik di internal PKS yang puncaknya saat Fahri Hamzah dan Anis Matta dipecat oleh PKS.

"Sebelumnya karena memang ini menjadi salah satu titik perbedaan yang fundamental. Terutama di masalah keterbukaan," kata Anis.

Dirinya mengungkapkan jika Partai Gelora merupakan partai yang memiliki haluan Islam dan nasionalis dengan berasaskan Pancasila.

"Jadi kalau menanyakan apakah ini partai islam dan nasionalis? Ini adalah dua-duanya. Ini partai islam dan nasionalis, dan kami membuka diri untuk seluruh komponen masyarakat," pungkasnya.

Partai Gelora Disebut Akan Bernasib Buruk Karena Rekrut Deddy Mizwar, Fahri Hamzah: Dia Itu Guru Kami Semua

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia