logo


Lewat YouTube, Habib Rizieq Mengaku Pencekalan Dirinya Tidak Berkaitan dengan Kasus Pidana

simak penjelasannya

11 November 2019 06:40 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Habib Rizieq Syihab kembali muncul ke hadapan publik. Melalui YouTube Front TV, ia mengungkapkan alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia dengan menunjukkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi.

Habib Rizieq menilai pencekalan dirinya tidak ada hubungannya dengan kasus pidana apapun.

"Saya dilarang berpergian ke Saudi, bahkan ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," ungkap Habib Rizieq dalam chanel YouTube itu.


PA 212 Minta Prabowo Pulangkan Habib Rizieq, PPP: Itu Bukan Tupoksinya Menhan

Dia juga menunjukkan bukti surat dua lembar yang diakuinya sebagai surat pencekalan. Ia menilai pemerintah Arab Saudi segera mencabut pencekalan tersebut jika sudah ada perjanjian resmi pemerintah Indonesia untuk tidak mengganggu dirinya maupun keluarganya.

"Jadi kedua surat ini merupakan bukti bukti nyata, real otentik, kalau saya memang dicekal oleh pemerintah Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia. Sekali lagi, pemerintah Saudi setiap saat siap untuk mencabut pencekalan saya kalau ada jaminan resmi pemerintah Indonesia, kalau saya ini tidak diganggu, kalau saya ini tidak diusik daripada keamanan dan keselamatan saya beserta keluarga," tegasnya.

Lebih lanjut, Habib Rizieq juga menjelaskan kepada pemerintahan Arab Saudi terkait kondisi dan hubungannya dengan pemerintah Indonesia.

"Padahal saya sudah berikan pengertian saya aman, saya tenang, tidak ada masalah kalau saya diganggu pemerintah Indonesia silakan melakukan perlawanan secara hukum, tapi mereka (pemerintahan Saudi) belum tenang menerima alasan tersebut, sehingga mereka belum mau mencabut cekal saya," imbuhnya.

PBNU Beri Komentar Positif ke HRS, Gus Nadir: Jokowi Saja Bisa Merangkul

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia