logo


Jokowi Berencana Tambah 6 Wamen, PAN: Saya Yakin Banyak yang Tercengang dan Bisa Marah

Simak berita selengkapnya

10 November 2019 06:15 WIB

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo.
Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo. Detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo berencana menambah enam wakil menteri (wamen). Menurut PAN, rencana tersebut bisa memboroskan anggaran.

Anggota Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, menyinggung soal fasilitas yang diberikan kepada wamen.

"Dengan 12 wamen saja sudah gemuk dan boros. Apalagi hendak ditambah lagi enam wamen. Dari sisi belanja APBN, pertama, para wamen itu harus disiapkan kantor. Ukuran dan kemewahannya tentu harus di atas kantor dirjen dan di bawah menteri. Kalau saja kemewahan kantor menteri dan dirjen tertentu dibuka ke masyarakat, saya yakin banyak yang tercengang, dan bisa marah," kata Dradjad kepada wartawan, Sabtu (9/11).


Cerita Pembentukan Partai Gelora, Fahri: Saya Termasuk yang Membela Presiden

"Setelah itu harus ada mobil dinas, mungkin rumah dinas, belasan atau mungkin di atas 20 staf, dan sebagainya. Jangan lupa masih ada dana taktis dan operasional, yang untuk menteri nilainya miliaran rupiah setahun," imbuhnya.

Dradjad menyebut kabinet gemuk bisa berdampak pada proses birokrasi yang lebih panjang dan lama.

Banyak Kader PKS Gabung Partai Gelora, Ini Kata Fahri Hamzah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata