logo


Jual "Tiket Surga" dan Mengaku Rasul, Pria Asal Sulsel Ditangkap Polisi

berikut penjelasannya

8 November 2019 22:43 WIB

tribun-timur.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Satuan Reserse Kriminal ( Sastreskrim ) Polres Gowa berhasil mengungkap tindak pidana baru yang dilakukan Puang Lalang selaku pemimpin aliran sesat Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dilansir dari Tribun-timur, tindak pidana baru yang berhasil diungkap Polres Gowa ini meliputi dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, pencucian uang, serta pencatatan nikah, talak, dan rujuk.

AKBP Shinto Silitonga selaku Kapolres Gowa mengatakan bahwa para pengikut aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf diwajibkan untuk menyetor uang tunai mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu untuk mendapatkan kartu Surga sebagai kartu keanggotaan.


Polemik Anggaran Janggal DKI Jakarta, Sandiaga Uno: Jangan Menyerang ke Pak Anies...

"Modus pelaku menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan dengan cara melakukan baiat, mendoktrin pengikutnya lalu menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat," kata AKBP Shinto Silitonga di Mapolres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin (4/11).

Polisi mengidentifikasi adanya motif untuk mendapatkan keuntungan yang dilakukan Puang Lalang dalam menyebarkan aliran sesat ini dengan penjualan kartu Surga kepada pengikut aliran. Selain itu, pria berusia 74 tahun ini juga mengangkat dirinya sebagai mahaguru dan rasul yang mampu memperpanjang umur pengikutnya hingga 15 tahun.

Tidak hanya itu, pengikut ajaran ini juga diwajibkan untuk membayar zakat badan berdasarkan berat badan.

Selain menyita barang bukti, Polisi juga menjeratnya dengan pasal berlapis dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Diberondong 13 Pertanyaan, Fahira Idris Akhirnya Selesai Diperiksa soal Kasus Ade Armando

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia