logo


Soal Kontroversi Khotbah Jumat Menag, Maruf: Itu Nanti Urusan Fatwa Lah

Ini kata Maruf

8 November 2019 20:22 WIB

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma\'ruf Amin.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin ketika ditanya oleh awak media soal kontroversi khotbah Jumat Menteri Agama (Menag) Fahcrul Razi, ia menegaskan bahwa itu urusan fatwa.

Seperti yang diketahui, khotbah Jumat yang dilakukan oleh Fachrul Razi di Masjid Istiqlal, Jakarta disebut-sebut tidak menyebut selawat dan basmallah.

'Itu nanti urusan fatwa lah. Sekarang saya sudah wapres," ujar Maruf di Jakarta, Jumat (8/11/2019).


DPR Bahas Isu Radikalisme Celana Cingkrang dengan Menteri Agama, Fachrul Razi: Tidak Perlu Dipanjangkan

Maruf menegaskan urusan agama seharusnya diserahkan kepada yang berwenang bukan malah dirinya. Pasalnya, saat ini ia berstatus wapres.

"Nanti urusan fatwa, sah atau tidak. Saya dengar sudah ada pendapatnya," sambungnya.  

Sebelumnya, Fahrul Razi menjelaskan khotbah yang ia berikan pada salat Jumat beberapa waktu lalu, rekamannya hanya sebagian sehingga tidak lengkap.

"Saya Jumat yang lalu jadi khotib. Disebarkanlah khotbah saya itu dipotong-potong. Ada yang mengatakan enggak ada hamdalahnya, enggak ada selawatnya, tahu-tahu isinya. Kemudian enggak ada penutupnya, enggak ada ibadahllahnya, dan sebagainya,"  ungkap Fahcrul.

Fachrul Razi Sebut Manfaat Sisipkan Bahasa Indonesia Ketika Berdoa, "Bisa Saja yang Niat Korupsi Jadi Takut"

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati