logo


Pakar Pendidikan Minta Nadiem Makarim Hapus SMK, Alasannya?

Kenapa ya?

8 November 2019 20:10 WIB

nadiem makarim
nadiem makarim sangpengajar.com

BANDUNG, JITUNEWS.COM - Pakar pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof. Ace Suryadi mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk menghapus sekolah menengah kejuruan (SMK).

Prof. Ace Suryadi beralasan SMK sudah tidak diperlukan lagi karena bagian dari pendidikan dasar.

"Pendidikan vokasi dan profesi sebaiknya dilaksanakan setelah SMA," terang Ace yang dikutip dari Tempo.co, Kamis (7/11/2019).


Atap SDN Gentong Ambruk, Golkar Sebut Stakeholder Pendidikan Harus Aktif Perbaiki Sekolah Tak Layak

Menurutnya, di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini pendidikan vokasi atau keahlian justru menjadi prioritas. Pendidikan vokasi bisa politeknik, kursu, pelatihan, magang, dsb. Sehingga ia meminta para lulusan SMA tidak hanya melanjutkan ke perguruan tinggi.

"Jadi lulusan SMA jangan berbondong-bondong ke universitas," imbuhnya.

Di mana pendidikan vokasi nantinya harus dinilai dengan sertifikat khusus yang diterbitkan oleh lembaga bersangkutan.

Nadiem Ungkapkan Kisahnya Ditunjuk Sebagai Mendikbud

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati