logo


Dirut BPJS Kesehatan Sebut Ada Cara Lain Dibanding Naikkan Iuran

Berikut ulasannya

8 November 2019 15:11 WIB

beritagar

MALANG, JITUNEWS.COM - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fahmi Idris, mengatakan bahwa ada syarat dalam penolakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan kelas 3 oleh DPR.

"Ya kita kembali ke rapat gabungan raker, RDP, Komisi IX, Komisi XII, di situ DPR menyatakan menolak kenaikan iuran peserta BPU kelas 3 tapi ada syaratnya menolak, sampai cleansing data terpenuhi," ujar Fahmi saat melakukan kunjungan di Rumah Sakit Aisyiyah Malang, Jumat (8/11).

Fahmi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah selesai melakukan cleansing data. Ia juga menyebut ada cara lain dibanding menaikkan iuran BPJS Kesehatan.


PKS Desak Jokowi Perbaiki BPJS

"Kami BPJS Kesehatan sudah melapor kemarin dalam rapat terakhir cleansing sudah selesai tinggal finalisasi, nanti di rapat dengan menteri di dalam dokumen itu juga disebutkan cara lain untuk mengatasi itu," katanya.

"Nah kemarin sudah ketemu cara lain, cara lain adalah iuran tetap tapi dibantu subsidi tapi itu kan harus diputuskan dalam rapat tingkat menteri dibawah koordinasi Menko PMK," lanjutnya.

Fahmi mengungkapkan bahwa Rp110.000 adalah hitungan yang pas tapi akhirnya menjadi Rp42.000 karena sudah mendapat subsidi dari pemerintah.

Iuran BPJS Kesehatan Naik, JK: Tidak Akan Membebani Orang Miskin

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan, Aurora Denata