logo


Jokowi Puji Airlangga Hartanto, Voxpol Center: Orang yang Dipuji, Bisa Saja yang Dimatikan Politiknya

Simak berita selengkapnya

8 November 2019 14:47 WIB

Menteri Perindustrian  Airlangga Hartarto
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai pujian Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam sambutan acara HUT Golkar bisa jadi merupakan ungkapan majas atau politik pasemon.

Menurutnya, pujian dari Jokowi itu tidak bisa disimpulkan bahwa pujian Jokowi tersebut adalah sinyal Airlangga Hartato menjadi ketua umum Golkar lagi dalam munas Partai Golkar.

“Bisa saja pujian, tapi bisa juga kita maknai dengan pesan yang lain, dalam komunikasi politik kan ada pesan politik dan makna politik, apa yang disampaikan bisa punya efek yang berbeda-beda,” kata Pangi di Jakarta (8/11).


Fadli Zon Tetap Kritik, Gerindra: Tidak Mengganggu Harmonisasi Boleh Saja

Terlebih, lanjut Pangi, Jokowi terkadang banyak menggunakan bahasa Jawa dengan pola majas bahasa politik pasemon, bersayap-sayap, banyak sindiran, dan makna yang sulit dibaca.

“Dalam politik yang seperti itu, orang yang dipuji, yang dipangku, justru yang dimatikan politiknya oleh pak Jokowi,” kata Pangi.

“Jadi semua kemungkinan, apalagi kalau kita bicara majas atau diksi yang bisa memunculkan banyak pesan dan makna yang tersembunyi di balik pujian tersebut,” pungkasnya.

Diketahui Presiden Jokowi menyampaikan pidato pada puncak perayaan HUT Golkar ke-55 yang berlangsung di Jakarta.

Selain mengucapkan selamat pada Partai Golkar, Jokowi juga menyampaikan perihal yang sangat prinsip menyangkut Partai Golkar dan perannya pada pemerintahan saat ini, selengkapnya sebagai berikut:

Pertama, Partai Golkar akan melejit dibawah Airlangga Hartarto sebagai ketua umum yang top.

Kedua, Partai Golkar telah menjadi tulang punggung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketiga, kegoncangan yang terjadi di Partai Golkar akan membuat pemerintahan ikut tergoncang. Sehingga soliditas dan komitmen harus terjaga jelang Munas Golkar.

Kader Senang, Jokowi Sebut Golkar Punya Pemimpin yang Top

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Iskandar