logo


Fachrul Razi Sebut Manfaat Sisipkan Bahasa Indonesia Ketika Berdoa, "Bisa Saja yang Niat Korupsi Jadi Takut"

Simak berita selengkapnya

8 November 2019 10:55 WIB

Fachrul Razi Menteri Agama Kabinet Maju
Fachrul Razi Menteri Agama Kabinet Maju Detik

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Agama Fachrul Razi kembali menjadi perbincangan masyarakat. Kali ini, terkait pernyataannya meminta imam-imam atau penceramah menyisipkan bahasa Indonesia ketika berdoa.

Merasa menuai kontroversi, Fachrul Razi mengaku heran dengan orang-orang yang mempermasalahkan pernyataannya itu.

"Kan biasa aja, kita kalau doa juga biasa pakai bahasa Indonesia. Jadi, kalau sampai dipersoalkan, apanya yang dipermasalahkan?" ujar Fachrul Razi di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir dari Tempo pada Kamis (07/11).


Tidak Banyak yang Tahu, Dulu ikut Berperan dalam Pemberhentian Prabowo Sekarang Jadi Menteri Periode 2019-2024

Menurut Fachrul, sisipan bahasa Indonesia dalam doa bisa mencegah seseorang untuk melakukan perbuatan yang tidak baik.

"Misalnya, imam berdoa kepada Tuhan untuk menjauhkan dari perbuatan korupsi, jamaahnya yang mendengar kan bisa saja yang berniat korupsi jadi takut, enggak jadi korupsi," kata Fachrul.

Atas pernyataan yang kerap membuat gaduh, Komisi Hukum DPR meminta Fachrul Razi tidak mengurus hal yang tak substansial. DPR meminta Fachrul fokus menggarap program-program dan menyampaikan pandangan positif terkait moderasi beragama.

"Stop pernyataan kontroversi. Menteri Agama jangan masuk terlalu dalam dalam penafsiran beragama, biarkan penafsiran itu beragam," tegas anggota Komisi VIII Fraksi PKS, Ihsan Qolba Lubis.

DPR Bahas Isu Radikalisme Celana Cingkrang dengan Menteri Agama, Fachrul Razi: Tidak Perlu Dipanjangkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar