logo


Tidak Banyak yang Tahu, Pelapor Kasus Meme 'Joker Anies Baswedan' Ternyata Anak Menteri

berikut penjelasannya

7 November 2019 16:29 WIB

Fahira Idris.
Fahira Idris. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS,COM - Seperti yang santer diberitakan media belakangan, anggota DPD RI, Fahira Idris melaporkan Ade Armando ke polisi usai dosen UI tersebut meng-upload gambar meme Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Terlepas dari hal tersebut, berikut fakta tentang sosok anggota DPD RI Fahira Idris yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber.

Fahira Idris saat ini telah menjabat sebagai anggota DPD perwakilan DKI Jakarta selama dua periode berturut-turut, yakni periode 2014-2019 dan 2019-2024.


Akan Laporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, Fahira Idris: Semoga Tidak Ada yang Kebal Hukum

Dikutip dari website pribadinya, Uni Fahira, sapaan akrabnya, adalah anak dari politikus Partai Golkar Fahmi Idris. Fahmi Idris yang juga seorang pengusaha ini tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja Indonesia pada tahun 1998-1999 dan Menteri Perindustrian Indonesia di tahun 2005 hingga 2009.

Wanita asli Jakarta ini tercatat pernah menempuh pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia pada tahun 1987 dan lulus di tahun 1995. Dirinya kemudian melanjutkan program S2 di Universitas Padjadjaran dan meraih gelar Magister Hukum Bisnis di tahun 2013. Wanita yang lahir tanggal 20 Maret 1968 ini juga diketahui sedang menempuh pendidikan di Universitas Pasundan untuk gelar doktornya.

Fahira Idris juga sangat aktif dalam organisasi. Dirinya diketahui menjadi Ketua Umum Ormas dan Lembaga Bantuan Hukum Bang JAPAR, berperan sebagai inisiator dalam Gerakan Muslimah Memilih Pemimpin (GMMP), Ketua Umum Gerakan Sosial Bantu Banjir Jakarta, Ketua Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak (GPPA), dan beberapa oraganisasi lainnya.

Sebagai anggota DPD, Fahira Idris juga aktif dalam melaporkan harta kekayaannya. Fahira tercatat mencantumkan kekayaannya yang mencapai Rp 38.280.000.000 dalam LHKPN 2018. Harta tersebut berupa aset tanah dan bangunan dengan total nilai lebih dari Rp 36 M, tujuh unit kendaraan pribadi dengan nilai total Rp 1,9 M dan harta bergerak lainnya.

Resmi Polisikan Ade Armando, Fahira Sebut Korban Warga DKI Jakarta

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia