logo


Pilkada 2020 Masih Dipilih Langsung oleh Rakyat? Ini Kata Wakil Ketua DPD RI

berikut penjelasannya

6 November 2019 19:56 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan digelar pada tahun 2020 mendatang. Ada 270 wilayah akan mengelar pilkada tahun depan.

Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono mengatakan tentang tujuan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah untuk mencari sosok pemimpin terbaik pilihan masyarakat.

"Tujuan pilkada adalah menemukan pimpinan yang terbaik. Darimana pun, dia berasal, belakang pantai, latar belakang suku dan lain sebagainya intinya memilih yang terbaik,” ujar Nono Sampono di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11).


Iuran BPJS Naik, Peneliti Lokataru Foundation: Batalkan!

Nono mengatakan bahwa pada Pilkada 2020 mendatang akan dilakukan secara langsung. Hal ini dilakukan karena pemilihan secara langsung adalah pemilihan yang terbaik.

“Kita bicara kenapa harus serentak, kita bersepakat, sesuatu yang berserakan itu akan menghabiskan waktu, tenaga, potensi, energi yang besar. Oleh karena itu maka dirapatkan menjadi serentak agar waktu itu bisa digunakan secara efektif dan efisien,” kata Nono.

Dalam hal ini, Nono mengatakan dengan pilkada maka sistem demokrasi itu menjadi kokoh dan kuat, seperti sistem yang sudah dipraktekkan.

Karena itu, sistem demikian menjadi pilihan karena dianggap yang terbaik, meski masih ada beberapa catatan-catatan kritis yang disampaikan elemen masyarakat. Sehingga diminta ada hal-hal yang perlu diperbaiki.

"Tetapi untuk sementara ini kita sepakat, mulai dari bupati, wali kota, maupun gubernur sampai presiden bahwa rakyat lah yang memilih," pungkasnya.

Kecam Pemerintah Naikkan Iuran BPJS, Lokataru Foundation: Bertolak Belakang dengan UUD 1945

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia