logo


Usul Ganti Seragam ASN, Dedi: Itu Pakaian Gaya Belanda

Dedi mengusulkan untuk mengubah seragam PNS diganti dengan seragam nusantara

6 November 2019 11:28 WIB

Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi. Dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi, mengusulkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkorasi serta Menteri Agama untuk mengubah aturan pakaian aparat sipil negara (ASN). Dedi meminta agar pakaian disesusaikan dengan basis budaya nusantara.

Menurutnya, ketentuan tentang pakaian ASN dan pejabat merupakan warisan kolonial Belanda. Ia mengusulkan untuk mengubah seragam PNS diganti dengan seragam nusantara.

"Itu pakaian gaya Belanda yang biasa dipakai untuk berburu," kata Dedi seperti dilansir dari Kompas.com pada Rabu (6/11).


Pendaftaran CPNS Sebentar Lagi, BKN Beri Tips Ini

Selain itu, kata Dedi, pakaian seperti itu tidak cocok untuk lingkungan Indonesia. Melihat suhu di Indonesia, Dedi menyebut pakaian berbahan sutera lebih cocok.

"Suhu Indonesia itu cocoknya menggunakan pakaian dari sutera. Bahan baku sutera itu masuk alam Indonesia," kata Dedi.

Dedi juga menyebut gaya Barat terlihat dalam pakaian anggota legislatif, terutama pakaian sipil lengkap (PSL) untuk acara resmi. Pakain PSL ini adalah baju jas dengan dasi.

Menurutnya, penggunaan PSL ini juga berdampak pada lingkungan. Ketika menggunakan PSL, maka suhu ruangan harus benar-benar dingin karena model pakaian itu membuat gerah.

"Agar suhu dingin, maka harus menggunakan AC dengan PK tinggi dan itu akan merusak lapisan ozon," kata Dedi.

Dedi menyebut penting untuk menghapus aturan tentang pakaian yang bernuansa Belanda itu dan diganti dengan baju khas nusantara.

"Selain itu, seragam ASN saat ini juga semi-militeristik dan warisan Orde Baru, sehingga harus dihapus dan diganti dengan baju khas nusantara," tegasnya.

Menko PMK Terus Kawal Pemajuan Kebudayaan Nasional

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata