logo


Kembangkan Pemasaran Produk UMK Indonesia, Kemenkop dan UKM Gandeng Bukalapak

simak penjelasannya

5 November 2019 20:41 WIB

bukalapak.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Koperasi dan UKM tengah menjajaki kerja sama dengan marketplace kondang Bukalapak dalam pengembangan usaha dan jaringan pemasaran produk UMKM di Indonesia.

“Kami bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sudah membahas bagaimana cara mengembangkan UMKM di Indonesia. Pasalnya, Bukalapak memiliki jutaan pelapak yang mayoritas merupakan UMKM," ucap Chief Strategy Officer Bukalapak, Teddy Oetomo, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di ruangan Menteri Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (5/11).

Teddy memastikan bahwa pihaknya akan bekerjasama dan bersinergi dengan Kemenkop dan UKM supaya bisa membangkitkan kinerja usaha para pelapak di Indonesia.


Rhenald Kasali: Kolaborasi Kementerian Bangun Daya Saing Produk UKM Adalah Keniscayaan

“Kita akan mengkaji lebih jauh lagi nantinya untuk masuk ke tahapan pembahasan program," ujar Teddy.

Selain itu, Teddy juga memaparkan bahwa Bukalapak sudah banyak bermitra dengan lembaga keuangan dan perbankan dalam menyalurkan bantuan permodalan bagi para pelapak.

“Itu sudah berjalan. Terlebih lagi, kita memiliki sekitar 1,2 juta warung dan kios binaan Bukalapak. Total mitra kita ada sebanyak 2,5 juta UKM," kata Teddy.

Dalam hal ini, Teddy mengakui, Bukalapak memiliki Big Data untuk mempermudah kerja sama dengan berbagai lembaga keuangan dan perbankan. Dan semua itu dilakukan secara online.

“Kita tertarik kerja sama dengan Kemenkop dan UKM karena memang jiwa kita adalah UKM," tukas Teddy.

Teddy juga mengatakan di Bukalapak rutin dilakukan pelatihan bagi para UKM yang menjadi mitranya.

“Setiap tahun di 100 kota di Indonesia ada sekitar 500 event pelatihan yang dilakukan para pelapak senior bagi para pelapak junior. Semacam transfer knowledge dari senior ke junior,” tutup Teddy.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Victoria Br Simanungkalit menambahkan, Bukalapak memiliki Big Data yang bisa dimanfaatkan untuk mengkurasi produk UKM mana yang bisa didorong dengan cepat masuk ke pasar global melalui marketplace atau aplikasi yang ada.

"Idenya kita akan berkolaborasi dengan marketplace, agar supaya 62 juta UKM bisa kita agregasi lebih cepat, dalam mengakses permodalan dan pemasaran. Hal itu nanti yang akan kita bahas lebih detail dan kongkrit," pungkas Victoria.

India Setujui Ekspor Kelapa Sawit, Namun dengan Persyaratan Ini

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia