logo


DPR Usul Revisi Usia Petugas KPPS, "Batas Maksimal 60 Tahun Itu Terlalu Tua"

Simak berita selengkapnya

5 November 2019 15:41 WIB

Kamrussamad
Kamrussamad Kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Insiden memilukan yang terjadi pada pemilu 2019 lalu menyisakan duka bagi negara. Pasalnya, banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat menjalankan tugasnya mengawal suara rakyat.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan melalui dinas kesehatan tiap provinsi, tercatat petugas yang sakit sudah mencapai 11.239 orang dan korban meninggal 527 jiwa. Secara kumulatif, usia petugas yang sakit paling banyak berkisar antara 30-39 tahun.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kamrussamad mengusulkan perubahan usia petugas KPPS menjadi minimal 20 tahun dan maksimal 55 tahun. Usul tersebut ditujukan pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).


Pengamat: Kepemimpinan Airlangga Hartanto, Golkar Kehilangan Tradisi

Menurut politikus Partai Gerindra itu, usia minimal 17 tahun dikhawatirkan belum cukup berpengalaman karena termasuk usia yang baru saja sah menjadi pemilih, sedangkan usia maksimal 60 tahun dirasanya terlalu tua.

“Batas maksimal 60 (tahun) itu terlalu tua. Kita menghadapi bonus demografi besar. Sebagian besar ada di pedesaan, diharapkan mereka bisa membantu pemerintah yang berusia 50 atau 55 tahun. Ini dasar pertimbangan kita,” ujar Kamrussamad di Ruang Komisi II DPR Jakarta, dilansir dari Antara pada Senin (04/11).

Terkait distribusi dan alur pekerjaan di tingkat KPPS, Kamrussamad menyarankan ada penambahan personel yang semula tujuh menjadi sembilan orang.

Ahmad Dhani Dinilai Cocok Mendampingi Anies di DKI

Halaman: 
 
×
×