logo


Aksi Penyerangan Wiranto, Abu Rara: Allah Sudah Rida

Simak berita selengkapnya

4 November 2019 15:17 WIB

Kejadian Saat Penyerangan terhadap Menko Polhukam  Wiranto
Kejadian Saat Penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kabar mengejutkan datang dari Wiranto saat dirinya masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Sebagaimana diketahui, Wiranto ditusuk kunai oleh seseorang tak dikenal ketika berada di Pandeglang, Banten pada 10 Oktober 2019.

Bukan hanya Wiranto, Kepala Kepolisian Sektor Menes Komisaris Dariyanto. juga menjadi korban. Ia terkena tikaman di bagian punggung oleh seorang perempuan.

Usai ditangkap pihak berwajib di tempat perkara, telah diketahui identitas penusuk itu bernama Syahrial Alamsyah alias Abu Rara. Ia ditemani sang istri, Fitria Diana dalam menjalankan aksinya.


Sambut Perwakilan Kyungbok University, Politeknik Negeri Media Kreatif Akan Jalin Kerja Sama Program 'Dual Deegre'

Abu Rara mengemukakan alasannya menyerang mantan Menko Polhukam itu. Ia geram karena Nabi Muhammad SAW dihina di Indonesia. Amarah yang menghinggapinya, kemudian diluapkan melalui aksi penusukan itu.

"Mereka menganggap Allah yang saya yakini itu bodoh karena membuat hukum yang tak cocok dengan masyarakat, sehingga pemerintah membuat peraturan dan hukum yang lain, bukan berdasarkan syariat," ujar Abu Rara seperti dikutip dari Majalah Tempo, (04/11).

Terlebih, peraturan dan hukum yang berlaku saat ini merupakan pemikiran dari orang-orang yang ia anggap koruptor, kafir, dan munafik. Berdasarkan alasannya itu, Abu Rara memutuskan untuk menyerang Wiranto. Ia bahkan menyebut aksinya tersebut sudah diperkenankan oleh Allah SWT.

"Allah sudah rida dengan apa yang saya kerjakan," kata dia.

Polemik Larangan Bercadar dari Menag, UAS: Pakai Cadar Bagus, Supaya Dosen Tak Jelalatan

Halaman: