logo


Film Ant Man 3 Siap Diproduksi Awal Tahun 2021, Ternyata Ada Lho Jenis Semut Berbahaya Lainnya

berikut penjelasannya

4 November 2019 14:52 WIB

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
dibaca 486 x

Pada sebuah wawancara dengan Collider, Michael Douglas (yang memerankan Hank Pym) mengungkapkan kalau film Ant-Man 3 akan siap diproduksi.

"Kita akan memulai film ketiganya, awal Januari 2021," ujar Michael Douglas.

Ant Man adalah film superhero asal Amerika Serikat yang dapat menyusut tubuhnya mengecil seperti semut. Ternyata ada jenis-jenis semut berbahaya yang hidup di sekitar kita lho, berikut daftarnya.


4 Hal yang Mempengaruhi Bounty One Piece

1. Semut Bulldog (Myrmecia Pyriformis)


Seperti namanya semut ini memiliki fisik yang begitu menyeramkan. Semut yang sudah tercatat di dalam Guinness World Records sebagai semut paling berbahaya di dunia ini berpopulasi di pesisir Australia. Tidak hanya mengigit, namun semut ini mampu menyuntikkan racun. Selain itu, racun yang disuntikkan oleh semut ini bisa menyebabkan ketidakpekaan terhadap jaringan dalam waktu lama.

2. Semut Peluru (Paraponera clavata)


Semut ini masuk dalam spesies semut terbesar di dunia. Semut dengan tampilan yang cukup “gahar” ini banyak ditemukan di Honduras maupun Paraguay. Dari segi tampilan, ukuran, dan bahaya, semut peluru memang tidak kalah dengan semut bulldog.

3. Semut Tentara


Semut yang dianggap bebahaya untuk manusia karena dengan koloni yang sangat banyak bisa menumbangkan mangsanya dengan cepat. Berkoloni kisaran 100.000 semut atau lebih, ketika menyerang mangsanya akan menggulingkan mangsanya.

4. Semut Hitam Rumah (Ochetellus)


Semut ini dianggap sebagai pengganggu dan pemburu makanan di dapur, sampah dan juga kotoran anjing, berpotensi menyebarkan penyakit seperti salmonella. Semut ini hanya memiliki panjang 2,4 - 3 mm.

5. Semut Api (Solenopsis Spp)

Kali ini ada semut dari golongan spesies semut api yang tidak kalah berbahaya. Lebih dari 200 spesies semut api yang masuk dalam genus Solenosi. Semut ini secara fisik memiliki tubuh yang sedikit transparan dan sengatan yang sangat menyakitkan. Sengatan Semut Api dapat memberikan efek seperti kulit terbakar, sangat menyakitkan, dan akan membutuhkan penanganan medis.

6. Semut Hantu (Tapinoma Melanocephalum)


Memiliki warna kaki dan perut bening, panjang semut ini 16 mm. Biasanya memakan makanan yang mengandung manis. Biasanya dapat ditemukan di daerah yang memiliki kelembapan tinggi seperti di dapur dan kamar mandi.

7. Semut Siafu (Dorylus)


Semut yang dapat ditemukan di Afrika Timur dan tengah ini terkenal akan julukan Driver Ant. Semut ini ini masuk dalam jajaran semut paling mematikan di dunia. Dalam satu sarang ada sekitar 20 juta ekor semut siafu yang menghuninya.

Spesies semut ini memiliki rahang yang kuat dan memang dirancang untuk menghancurkan mangsa dalam hitungan detik. Sama seperti semut tentara, jenis semut ini juga suka menyerang mangsanya secara berkelompok. Hati-hati saja jika Anda bertemu sarang semut siafu karena semut ini tidak akan segan-segan menyerang Anda bersama dengan koloninya.

8. Semut Florida Harvester (Pogonomyrmex Badius)

Semut yang berasal dari padang pasir Amerika, Amerika bagian utara, tengah, dan selatan ini memiliki tubuh seperti semut biasa. Anda harus waspada jika bertemu dengan semut yang satu ini karena racun yang dimilikinya sangat berbahaya.

Semut ini mampu meminum racun seperti di ular kobra dan lebah madu. Racun tersebut digunakan untuk mekanisme pertahanan dan untuk membunuh korbannya seperti kadal bertanduk.

9. Semut Penenun (Oecophylla Smaragdina)


Semut ini juga dikenal dengan nama green tree ant. Dinamakan green tree ant karena bagian belakang tubuh semut ini nampak berwarna kehijauan. Habitat semut ini banyak ditemukan di Australia dan Asia Tropika.

Semut penenun bukan golongan semut yang beracun dan tidak membahayakan nyawa manusia. Namun, semut-semut jenis ini dapat menggigit kulit kita dengan sangat menyakitkan. Gigitan semut penenun di kulit akan terasa seperti tusukan jarum.

10. Semut Jack Jumper (Myrmecia Pilosula)


Semut ini berwarna hiam legam dengan capit dan kaki berwarna kuning, tampilan semut jack jumper ini benar-benar mirip kalajengking. Bukan hanya penampilannya saja yang mirip, semut ini juga sama berbahayanya dengan kalajengking.

Semut ini telah menewaskan empat orang dalam kurun waktu 20 tahun (1980 – 2000). Kandungan racun yang dimiliki jack jumper bisa menyebabkan korbannya mengalami alergi, peningkatan denyut jantung, dan tekanan darah menjadi rendah.

Sumber dilansir dari : bacaterus.com, brilio.net

 

Ditulis oleh: danny wahyudi

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

UFC 244 Keputusan Kontroversial Dokter yang Membuat Nate Diaz dan Masvidal Murka, Jorge "Gamebred" Masvidal Juara Baru BMF

Halaman: 
Admin : Tino Aditia