logo


Anies Baswedan Bentuk Tim Pengawasan, PSI: Inefisien dalam Bekerja

Anies akan membentuk tim ad hoc yang untuk melakukan pemeriksaan

3 November 2019 08:45 WIB

Ketua DPP PSI Tsamara Amany.
Ketua DPP PSI Tsamara Amany. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akan memeriksa pegawai yang dianggap melakukan tugasnya asal-asalan dalam mengisi anggaran KUA-PPAS 2020.

Anies mengatakan bahwa akan membentuk tim ad hoc yang untuk melakukan pemeriksaan.

Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, menilai apa yang dilakukan Anies adalah pemborosan atau inefisiensi dalam bekerja.  


UMP DKI Jakarta Naik, Anies Baswedan: Hari Ini Saya Sampaikan Bahwa UMP DKI Jakarta Tahun 2020...

"Pak Gub ini inefisien dalam bekerja. Sudah punya TGUPP begitu banyak yg seharusnya cukup untuk menyisir & mengawasi anggaran, masih membentuk tim lagi," ujar Tsamara seperti dilansir Jitunews dari akun Twitternya, Minggu (3/11).

Sebelumnya, Anies akan memeriksa pegawainya yang mengisi anggaran KUA-PPAS 2020. Pemeriksaan akan dilakukan oleh tim ad hoc.

"Mereka-mereka yang mengerjakannya dengan cara yang seenaknya, akan kami periksa semuanya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (1/11).

"Jadi semua yang kerja kemarin dengan cara yang sejadinya asal jadi, asal masuk data kita akan periksa menggunakan ada tim ad hoc untuk pemeriksaan pegawai. Mereka semua akan diperiksa. Lalu kalau ditemukan salah, dapat sanksi sesuai dengan yang melanggar," sambungnya.

Anies mengatakan, pihaknya memiliki tim ad hoc. Merujuk pada Keputusan Gubernur nomor 128 tahun 2019 tentang pembentukan tim pemeriksa ad hoc atas dugaan pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil, maka akan dibentuk tim pemeriksa ad hoc atas dugaan pelanggaran disiplin.

"Kalau tim ad hoc memang kita punya, ada peraturan gubernur. Jadi ini merujuk pada aturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kemudian saya membuat Keputusan Gubernur nomor 128 tahun 2019, tentang pembentukan tim pemeriksa ad hoc atas dugaan pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil," kata Anies.

Puji e-Budgeting DKI Jakarta, Pimpinan KPK: Terbaik di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata