logo


Sungai Bengawan Solo Tercemar Ciu, Tiga Lokasi PDAM di Solo Hentikan Operasi

simak penjelasannya

2 November 2019 09:47 WIB

solopos.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pencemaran limbah ciu di Sungai Bengawan Solo yang semakin parah mengakibatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toya Wening Solo untuk sementara waktu menghentikan operasinya. Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM tersebut yang terpaksa berhenti beroperasi meliputi tiga lokasi, yakni Semanggi, Jurug, dan Jebres.

Kepala Urusan Produksi IPA Semanggi, Basir, menyebut bahwa Kamis (31/10) PDAM mulanya hanya menutup IPA Semanggi saja karena air baku tercemar oleh limbah ciu dari hulu.

Limbah ciu tersebut semakin parah dan meluas hingga ke IPA Jurug dan IPA Jebres. Akibatnya, pihkanya terpaksa menghentikan operasi secara total mulai hari Jumat (01/11) kemarin.


Tertibkan Odong-odong di Jakarta, Polda Metro Jaya Pilih Jalur Persuasif

“Warnanya hitam pekat, baunya alkohol. Diduga dari limbah industri di Sukoharjo yang memproduksi ciu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pencemaran limbah ciu tersebut menyebabkan sebagian besar ikan di Sungai Bengawan Solo mati. Sampel air yang tercemar telah diambil untuk diuji di laboratorium.

“Semua limbah menyebar di Sungai Bengawan Solo. Kita tidak bisa ambil air untuk diolah sebagai air bersih,” ujarnya.

Hingga hari ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kapan tiga IPA PDAM ini dapat kembali beroperasi. Basir berharap kondisi Sungai Bengawan Solo segera kembali normal sehingga dapat mencukupi kebutuhan air bersih di Kota Solo.

Sumedang Rencanakan Gelar World Cup Paragliding 2020

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia