logo


Kebijakan Safeguard Diteken, Agus Gumiwang Optimis Industri Tekstil Akan Bangkit

Berikut Ulasannya

1 November 2019 10:53 WIB

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) dalam negeri berpotensi bangkit kembali di tengah perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Peluang kebangkitan industri PTP ini akan diterapkannya kebijakan aturan perlindungan (safeguard).

Kebijakan bea masuk akan diterapkan pada produk tekstil impor, dengan tujuan melindungi produk tekstil dalam negeri dari gempuran produk asing.

“Safeguard-nya sudah ditandatangani oleh Menteri Perdagangan. Jadi, dengan aturan tersebut akan ada beberapa komponen industri tekstil yang akan diberi safeguard,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (31/10).


Kemenperin: SNI Usaha Melindungi Industri dan Investasi Dalam Negeri

Agus mengatakan dengan disahkan aturan tersebut dihrapkan akan terus mendongkrak industri TPT. Pemerintah memperioritaskan industri tersebut karena sejalandengan peta jalan Making Indonesia 4.0. “Regulasi itu akan langsung efektif sejak diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan,” ungkapnya.

Untuk mengawal kebijakan proteksi tersebut akan dilibatkan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Bea Cukai bertugas untuk mengawasi Barang-barang impor TPT khusunya untuk produk yang masuk dalam safeguard.

Menprin optimis industri TPT dalam negeri akan terus bertumbuh dengan diberlakukannya aturan safeguard ini. Dirinya juga optimis sektor ini bisa berkontribusi bagi perekonomian nasional. Proyeksi Kemenperin industri TPT ini akan mencapai 20%.

“Jadi untuk meningkatkan industri TPT, memang banyak hal yang kami dorong. Misalnya keberadaan bahan baku untuk industri-industrinya, termasuk bagaimana kita mencegah adanya current account deficit dengan cara kita mencari atau mendorong percepatan tumbuhnya industri substitusi dari impor,” pungkasnya.

Kemenperin Akan Fasilitasi Sertifikat untuk Mendorong Industri Kecil Menengah

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman