logo


Sinar Ultraviolet Berbahaya Bagi Kulit, Ini Tips untuk Melindunginya

Simak berita selengkapnya

1 November 2019 15:15 WIB

Orang Kepanasan
Orang Kepanasan Hallo Sehat

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Rasa panas belakangan ini mungkin seringkali kita rasakan. Salah satunya bersumber dari sinar matahari. Seperti yang diketahui, sinar matahari bisa menghasilkan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Sinar ultraviolet sendiri terbagi dalam dua jenis, yaitu: Sinar ultraviolet A atau UV A yang dapat menembus kaca dan dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit. Berdasarkan penelitian, sinar UV A mungkin dapat menyebabkan karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma.

Selain itu, ada pula sinar ultraviolet B atau UV B yang sangat erat kaitannya dengan perkembangan kanker kulit dan melanoma.


Mengkonsumsi Jahe Saat Sarapan Ternyata Baik untuk Kesehatan

Dari bahaya yang ditimbulkan oleh sinar ultraviolet, sebisa mungkin kita harus melindungi kulit dari matahari. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa cara dalam melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari:

1. Kenakan pakaian secara menyeluruh menutupi tubuh

Kenakan pakaian yang hampir menutupi semua bagian kulit saat sedang keluar rumah pada siang hari. Selain itu, pilih pakaian berwarna lebih gelap dibandingkan warna lebih terang. Pilih pakaian yang sekiranya lebih tertutup rapat dibandingkan yang ditenun longgar, dan pilih pakaian yang kering dibandingkan yang basah untuk lebih melindungi kulit Anda dari sinar UV.

Selain pakaian, topi juga bisa digunakan untuk melindungi bagian kepala Anda, termasuk telinga, mata, dahi, hidung, dan kulit kepala dari bahaya radiasi matahari.

2. Gunakan tabir surya pada kulit

Tabir surya dapat dimanfaatkan untuk melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari. Namun, tabir surya hanya menyaring bukan memblokir semua sinar UV yang mengenai kulit. Tabir surya bekerja dengan cara menyerap, memantulkan, atau menghamburkan sinar matahari yang mengenai kulit.

Jadi, menggunakan tabir surya bukan berarti berlama-lama di bawah sinar matahari. Meskipun sudah menggunakan tabir surya, kulit bisa saja masih terpapar bahaya sinar UV.

3. Batasi waktu terkena sinar matahari

Sebaiknya, batasi waktu terkena paparan sinar matahari, terutama pada pukul 10:00-16:00, di mana sinar matahari terasa sedang terik-teriknya. Jika bayangan lebih pendek, sebaiknya aktivitas luar ruangan dilakukan di tempat teduh.

Bahaya! Main Handphone Sebelum Tidur Bisa Picu Kanker Payudara

Halaman: 
Penulis : Iskandar