logo


Protes! Guru TIK Harapkan Ini ke Mendikbud Nadiem Makarim

Mendikbud Nadiem Makarim diminta untuk memperhatikan guru TIK

31 Oktober 2019 16:49 WIB

Ketua Komunitas Guru TIK dan KKPI (Kogtik) Bambang Susetyanto
Ketua Komunitas Guru TIK dan KKPI (Kogtik) Bambang Susetyanto Dok

JAKARTA, JITUNESWS COM - Terpilihnya Nadiem Makrim menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) memberi harapan lebih untuk guru teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Pasalnya selama ini mata pelajaran TIK di kurikulum 2013 sempat dihapus. Saat ini mata pelajaran TIK masih digabung dengan pelajaran prakarya.

Ketua Komunitas Guru TIk dan KKPI (Kogtik)  Bambang Susetyanto menyayangkan hal ini karena di beberapa sekolah pelajaran TIK ditiadakan.


Orang Tua Siswa Mengaku Kebijakan Zonasi Sekolah Dianggap Lebih Baik

"Sekarang ini pelajaran TIK masih digabung dengan prakarya, untuk sekolah yang gak ada labnya (laboratorium komputer) boleh pilih pelajaran prakarya," ujar Bambang (31/10).

Ditemui saat sedang menyelenggarakan kegiatan Olimpiade TIK Nasional 2019 di Jakarta Convention Center (JCC Jakarta), dia mengatakan animo peserta yang hadir di acara tersebut menunjukkan bahwa TIK sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Sebenernya acara ini perjuangan kita karena pelajar TIK di kurikulum 2013 diganti prakarya," ujarnya.

"Ini loh pelajaran TIK dibutuhkan," imbuhnya sembari menunjuk peserta yang hadir.

Dia juga berharap Mendikbud Nadiem Makarim untuk memperhatikan guru TIK.

"Tolong saya berharap pak menteri lihat kembali linieritas dari guru, mata pelajaran juga harusnya berdiri sendiri, satu lagi sertifikasi guru TIK karena menurutnya ijasah mereka yang belum S1 akhirnya tersisih," pungkasnya.

Jokowi Tunjuk Nadiem Makarim Jadi Mendikbud, DPR: "Butuh 10 Tahun untuk Perbaiki Pendidikan..."

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Aurora Denata