logo


Menag Larang Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintah, Ketua Komisi VIII DPR RI: Dia Dibisiki Siapa?

Simak berita selengkapnya

31 Oktober 2019 15:48 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi Dok. Kemenag

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto menyayangkan kebijakan dari Menteri Agama Fachrul Razi yang berencana melarang penggunaan cadar atau niqab di instansi pemerintahan.

“Menurut saya terlalu dangkal, mensimpelkan masalah, seolah kalau orang pakai cadar dan celana cingkrang itu radikal,” ujar Yandri di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (31/10).

Dia menilai kebijakan menteri agama itu sangat menyakitkan masyarakat yang dalam kesehariannya menggunakan cadar.


Kapasitasnya Sebagai Menag Diragukan Publik, Fachrul Razi: Senang Banget Saya

“Ini menyakitkan teman-teman yang pakaiannya seperti itu. Padahal mereka bagian dari yang tak terpisahkan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI),” kata dia.

Yandri menambahkan bahwa Komisi VIII akan mengundang Menteri Agama untuk meminta penjelasan perihal larangan penggunaan cadar tersebut.

“Insyallah kami akan mengundang Pak Menag pada Kamis depan. Isu-isu seperti ini tentu akan menjadi agenda kami untuk mengkonfirmasi langsung kepada Pak Menteri dasar pemikirannya melontarkan hal-hal yang menurut saya tidak produktif,” kata Yandri.

“Terminologi radikal dengan pakain itu gimana nyambungnya. Saya nggak tahu ini dia dibisiki siapa, nggak tahu. Tapi menurut saya karena sekarang dia sentral mengurusi masalah umat, sebaiknya beliau harus menghadirkan rasa aman, damai dan jangan gaduh,” pungkasnya.

PBNU Buka Suara Terkait Wacana Larangan Penggunaan Cadar di Instansi Pemerintah

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Trisna Susilowati