logo


Mengintip Ketangguhan Pesawat CN235-220 Buatan PTDI Pesanan Militer Nepal

Pesawat CN235-220 merupakan pesawat multirole dan multipurpose

31 Oktober 2019 08:38 WIB

 Pesawat CN235-220
Pesawat CN235-220 Dok. PTDI

JAKARTA, JTUNEWS.COM - Pesawat militer angkut buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) masih digemari di kawasan Asia dan Afrika. Melalui siaran tertulisnya PTDI menyampaikan pihaknya telah mengirimkan pewat militer buatan PTDI, CN235-220 untuk militer Nepal, Selasa (30/10).

Pesawat CN235-220 adalah pesawat angkut multirole dan multipurpose yang miliki kapasitas angkut sebanyak 48 penumpang. Pesawat ini banyak digunakan untuk beberapa misi diantaranya melakukan misi pengintaian, patroli maritim dan fungsi utamanya menjadi pesawat angkut pasukan bersenjata.

Pesawat ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya:


Bisakah Pesawat Terbang ke Luar Angkasa?

Quick Change Configuration - Pesawat ini merupakan pesawat multirole dan multipurpose artinya pesawat ini dapat digunakan sebagai pesawat angkut militer, pesawat VIP, pesawat ambulance udara, pesawat penumpang atau bisa juga dipakai untuk pesawat kargo

Full Glass Cockpit - Pesawat ini didesain dengan cockpit yang dilengkapi tampilan disply instrument yang computerise, di mana tidak menampilkan display yang mekanik. Pilot akan dimudahkan untuk mengoperasikan pesawat dan hanya fokus pada informasi yang sedang beroprasi. Sitem ini juga dapat mengeliminasi kebutuhan flight engineer.

Wide Rear Ramp Door - Pesawat ini juga dilengkapi ramp door lebar untuk keluar masuk barang yang bisa digunakan memasukkan kendaraan lecil.

Maximum Take-Off Weight (MTOW) 16.500 kg - Dalam literasi Take-Off Weight adalah bobot terberat di mana pesawat telah terbukti memenuhi semua persyaratan kelaikan udara yang berlaku untuknya. Artinya berat maksimum yang bisa ditahan oleh seluruh badan pesawat dan sayap pesawat saat lepas landas adalah 16.500 kg. Perlu diketahui pesawat ini adalah yang terbaik di kelasnya.

Short Take Off-Landing (STOL) 977 m - Pesawat ini punya kelebihan yaitu hanya membutuhkan 977 m landasan untuk melakukan take off.

Endurance selama ± 11 jam - Pesawat ini juga memiliki Endurance selama kurang lebih 11 jam artinya peaswat ini memiliki kemampuan terbang selama 11 jam mengudara.

Multihop Capability Fuel Tank - Pesawat ini dilengkapi teknologi yang memungkinkan pesawat terbang tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya

Perlu diketahui PTDI telah memproduksi dan mengirimkan pesawat CN235 sebanyak 68 unit untuk dalam negeri maupun luar negeri, dari total sebanyak 285 unit populasi pesawat CN235 series di dunia.

Pesawat ini telah dioperasikan oleh TNI AU dan TNI AL. Sedangkan operator luar negerinya adalah negara Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Korea Selatan, Pakistan, Uni Emirat Arab, Senegal dan Nepal yang pesawatnya saat ini dalam proses pengiriman.

Seberapa Parah Kebocoran Data Lion Air Grup, Sampai Bikin Kominfo Turun Tangan?

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman