logo


Wagub Lampung Sebut Ada 3 Langkah untuk Ciptakan Desa Wisata, Apa Saja?

Simak ulasan selengkapnya

29 Oktober 2019 18:57 WIB

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim
Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim Doc Jitu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengatakan ada tiga syarat yang harus dipenuhi untuk menciptakan desa wisata. Tiga syarat itu meliputi akses, utilitas dan atraksi.

“Kalau kita bicara desa wisata tidak jauh dari tiga syarat yaitu akses, utilitas dan atraksi,” ujar Chusnunia di Jakarta, Selasa (29/19).

Dia menyebut bahwa akses sangat dibutuhkan karena sebagai penentu untuk bisa sebuah daerah wisata menjadi  berkembang.


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

Menurutnya akses ini sangat membutuhkan banyak bantuan mulai bantuan dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.

“Akses adalah penentu untuk bisa wisata itu berkembang termasuk juga wisata desa maka sebenarnya anggarannya tidak hanya satu anggaran, ada anggaran pemerintah pusat masuk ke desa, anggaran provinsi masuk ke desa dan anggaran kabupaten masuk ke desa. Tidak ada anggaran yang tidak masuk ke desa,” tambahnya.

“Begitu banyak pula kabupten yang tugasnya membangun jalan upayakan bangun dulu jalan menuju ke lokasi-lokasi wisata desa. Begitu juga jalan propinsi diusahakan mendekati wisata desa ini,” ulasnya.

Sedangkan untuk syarat kedua, Chusnunia mengatakan utilitas atau kepuasan juga harus menjadi pertimbangan yang harus diperhatikan, pasalnya hal ini juga menjadi faktor yang menentukan.

“Berwisata kita mau kenyamanan, bebeapa kita perlu homestay tidak perlu harus hotel. Kita ingin desa wisata benar-benar memperdayakan apa yang ada. Warga desa punya tumah tinggal bagaimana kita didik dan beri informasi dalam mengelola rumahnya untuk bisa menjadi tempat tinggal untuk wisatawan. Homestay yang dibutuhkan kebersihannya, sanitasinya tempat tidur yang nyaman dan bersih,” tuturnya.

“Dengan standar itu maka warga desa perlu diajarkan maka perlu juga ada bantuan-bantuan pengetahuan tentang utilitas ini,” imbuhnya.

Dan syarat yang terakhir adalah atraksi. Chusnunia mengatakan bahwa atraksi ini bisa diciptakan apabila di suatu desa tidak memiliki objek wisata. Atraksi yang bisa diciptakan seperti menggelar acara-acara budaya dengan melibatkan para pemuda-pemuda desa tersebut.

“Jadi kegiatannya tidak harus merubah desa, turisnya diajak-ajak ke kebun, beli buah hasil metik langsung, turis udah seneng banget. Tidak harus merubah desanya. Desa haruslah tetap seperti apa adanya hanya secara teknis diperlukan cara untuk menjadi desa wisata,” pungkasnya

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma
 
×
×