logo


Menang Banyak, Mucikari Prostitusi Online Raup Keuntungan Belasan Juta

berikut penjelasannya

28 Oktober 2019 20:31 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tertangkapnya finalis Putri Pariwisata berinisial PA yang terlibat prostitusi online sudah jadi pembicaraan publik.

Dalam keterangan tertulisnya, pihak kepolisian juga telah menangkap J sebagai mucikari. Berperan sebagai mucikari, tersangka J, dapat meraup keuntungan sebesar belasan juta rupiah.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela memaparkan bahwa J mendapat Rp 16 juta usai mempertemukan PA dengan pengguna pelanggan berisial YW.


Menteri Yohana: Burung Saja Bisa Tetap Hidup, Jangan Jadikan Ekonomi Sebagai Alasan!

“Total transaksi nanti kami sampaikan karena lagi melengkapi itu. Kalau (J) menerima di atas Rp16 juta,” kata Leo saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (28/10/2019).

Belum cukup di situ, keuntungan itu di luar biaya akomodasi yang disiapkan tersangka. Misalnya untuk tiket, mobil hingga tarif hotel.

“Kalau menerima di sekitar atas Rp16 juta di luar akomodasi yang disiapkan yang bersangkutan seperti tiket, hotel dan lain-lain,” imbuh Leo.

Banyak yang bertanya tarif yang dipatok untuk berkencan dengan PA, Leo enggan membeberkan. Leo menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman, salah satunya dengan memburu seorang pelaku lainnya.

“Terkait jumlah masih ada yang perlu didalami karena masih ada orang yang kita cari untuk merangkai semuanya. Pelaku masih ada yang lain sehingga keterangan masih berdasar dia. Sekarang kita masih mencari 1 orang yang merupakan jaringan dari si J,” paparnya.

Sementara terkait uang yang dijadikan barang bukti polisi, Leo menyebut uang ini digunakan sebagai uang muka.

“Uang Rp13 juta di kantong masuk ke J, ini keuntungan yang diambil tersangka. Kalau pengakuan kita masih mendalami karena pelaku masih ada yang lain sehingga keterangan masih berdasar J saja,” tandasnya.

Ironi Praktik Prostitusi Online, Jane Shalimar Singgung ‘BPJS’

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Tino Aditia