logo


Siap-Siap Tahun 2020 Pengangguran Akan Digaji Pemerintah

Penasaran?

28 Oktober 2019 10:37 WIB

Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9).
Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9). Dok. Biro Pers Istana

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pemerintah Indonesia siap meluncurkan kartu pra kerja pada tahun 2020. Melalui program kartu pra kerja tersebut pencari kerja akan mendapatkan pelatihan dan digaji sebesar Rp 300-500 ribu per bulan selama 3 bulan saja.

Penganggguran atau para pencari kerja nantinya akan diberikan pelatihan terlebih dahulu. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, pemerintah akan memberikan kursus kepada pengangguran seperti kursus nyetir, barista, dan keterampilan lainnya.

Pemerintah sendiri akan menargetkan kurang lebih 2 juta orang penangguran untuk menerima program kartu pra kerja tersebut. Pemerintah akan bekerjasama dengan platform dompet digital atau e-wallet untu menyalurkan gaji tersebut.


Redam Kritik ke Kabinet Jokowi, Amien Rais: Sementara Ini Saya Masih Menahan Diri

“Anggarannya ini sementara yang akan diselenggarakan kurang lebih 2 juta,” kata Moeldoko di Kemenko Perekonomian setelah Rakor Persiapan Kartu Pra Kerja seperti yang dilansir balipuspanews.com (24/10/2019).

Jika pencari kerja mendaftar di perusahaan X, nantinya perusahaan X akan melapor ke Project Management Officer (PMO) program kartu pra kerja. “Ini Moeldoko daftar disini, ini kursus ini, kan itu PMO akan mengikuti ini anak ini aktif atau tidak. Main-main atau tidak,” tambahnya.

PDIP Tanggapi Dendam Megawati ke SBY, "Ini Bukan Ketoprak Ken Arok atau Joko Tingkir, Bung"

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati