logo


Tersinggung Pernyataan Jubir Jokowi, Hanura Angkat Bicara

Simak berita selengkapnya

28 Oktober 2019 05:01 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Juru bicara Presiden Joko Widodo, Fajroel Rachman telah menyebutkan bahwa susunan kabinet sudah final dan tidak ada penambahan lagi. Mendengar pernyataan itu, Partai Hanura pun merasa tersinggung.

Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menanggap pernyataan Fajroel itu seperti mengabaikan peran Hanura dan dua partai pendukung Jokowi lainnya yang tidak menembus parlemen.

"Fadjroel Rachman dengan pongah menegasi atau menyangkal keterlibatan Partai Hanura, PKPI, dan PBB dalam pemenangan pilpres Jokowi-Ma'ruf," kata Inas lewat keterangan tertulis pada Sabtu, (26/10).


Redam Kritik ke Kabinet Jokowi, Amien Rais: Sementara Ini Saya Masih Menahan Diri

Meski belum mendapatkan jatah di kabinet Jokowi, Inas mengatakan partainya tak akan mengemis demi kursi jabatan tersebut. Akan tetapi, dia berujar, Hanura seharusnya diajak berdiskusi oleh Jokowi jika masih dianggap teman seperjuangan di pemilu 2019 lalu.

Selain itu, pernyataan Fadjroel lainnya yang membuat Inas tersinggung adalah kabinet sudah dapat bekerja dengan baik tanpa keterlibatan Hanura, PKPI, dan PBB.

"Di mana seolah-olah jika kabinet diisi oleh perwakilan ketiga partai tersebut maka kabinet malahan berjalan tidak baik!"

Inas tak membantah jika partainya kecewa dengan sikap Jokowi, tetapi sekali lagi, dia mengklaim tak memaksakan kehendak untuk meminta jatah kursi ke rekan koalisinya di pemilu 2014 dan 2019 lalu.

"Kami sepenuhnya mendukung keputusan apapun yang diambil oleh Presiden, dan itulah totalitas Hanura," kata dia.

Prabowo Jadi Menhan, Amien Rais: Kalau Anda Caranya Benar Saya Dukung

Halaman: