logo


Jadi Menteri BUMN, Erick Thohir Punya Banyak PR

Aviliani menyebut Erick memiliki banyak PR yang harus diselesaikan

27 Oktober 2019 06:15 WIB

Erick Thohir
Erick Thohir Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Erick Thohir dipilih Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Ekonom Senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, posisi tersebut akan berhadap dengan politisi dan pemburu rente.

"Tantangannya akan berhadapan dengan politisi dan pemburu rente yang akan banyak kehilangan," kata Aviliani dalam diskusi online Kabinet Menteri Ekonomi Jilid II: Tantangan dan Harapan, Sabtu (26/10).

Aviliani menyebut Erick memiliki banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Hal itu dikarenakan banyak BUMN yang masih mengalami kerugian dan memiliki utang besar.


Kak Seto ke Kabinet Indonesia Kerja: Making Delivered

Aviliani kemudian mencontohkan beberapa PR berat yang harus dibenahi adalah Garuda Indonesia, Asuransi Jiwasraya dan Krakatau Steel.

"PR Kementerian BUMN mempunyai PR yang sangat berat, karena banyaknya BUMN yang masih rugi, masalah utang BUMN yang terus naik. Holding BUMN dan beberapa masalah BUMN seperti Garuda, Asuransi Jiwasraya, Krakatau Steel," imbuh Aviliani.

Menurut Aviliani, BUMN yang mengalami kerugian perlu ditinjau pertahannya. Jika tidak mempunyai prospek, perlu adanya keputusan untuk diakuisisi BUMN lain yang bisa menambah value chain.

Kabinet Jokowi Dilantik, DPR: Tugas Besar di Bidang Ekonomi Menanti

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata