logo


Anies Baswedan Dinilai Gagal Memimpin Ibu Kota

Simak berita selengkapnya

26 Oktober 2019 03:16 WIB

Anies Terapkan aturan PKL boleh berjualan di trotoar
Anies Terapkan aturan PKL boleh berjualan di trotoar detikNews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memimpin Ibu Kota sejak 2017 hingga sekarang 2019. Selama kepemiminan Anies tersebut, Data Badan Pajak dan Retribusi Daearah (BPRD) Pemprov DKI Jakarta  mencatat  per 17 Oktober 2019 Pendapat Asli Daerah (PAD) menunjukan defisit sebsar 12,9 Triliun.

Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I), Tom Pasaribu  menanggapi hal tersebut. Menurutnya hal itu adalah bentuk kegagalan Anies Baswedan dalam memimpin Ibu Kota.

“Defisit anggaran pada APBD Perubahan 2019 ini bukti kegagalan Gubernur Anies dalam merancang dan mengelola keuangan Pemprov DKI,” kata Tom kepada wartawan seperti yang dilansir di teropongsenayan, Jumat (25/10/2019).


Terkait Program Deradikalisasi, Fachrul Bilang Ada Tahapnya, "Nggak Tiba-tiba Hantam Orang”

Menurut Tom defisit APBD bukan hanya dikarenakan pertumbuhan ekonomi saja namun juga target yang terlalu tinggi.

“Saya melihatnya, defisit APBDP DKI Jakarta 2019 terjadi lebih dikarenakan target yang terlalu tinggi tanpa melakukan pertimbangan dan analisa terhadap pertumbuhan ekonomi yang sedang melambat, serta fluktuasi rupiah terhadap dolar,” tambahnya.

Tom menambahkan agar Anies Baswedan lebih berhati-hati dalam penyusunan APBD Jakarta Tahun 2020. Menurut analisa pengamat ekonomi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 tidaklah mudah.

Relawan Pro Jokowi Sebut Sudah Mulai Cinta dengan Prabowo

Halaman: