logo


Waduh, 153 Investasi Bodong Ditemukan, Ini Penjelasan Kemenkop dan UKM

Simak ulasan selengkapnya

25 Oktober 2019 16:13 WIB

Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM, Luhur Pradjarto
Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM, Luhur Pradjarto Doc Jitu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Investasi bodong menjadi momok yang serius di tengah masyarakat. Data yang ditemukan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil (Kemenkopdan UKM ) selama tahun 2019 ini ada 153 badan usaha berbasis koperasi melakukan hal tersebut. Seluruhnya berbentuk koperasi simpan pinjam (KSP).

Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM, Luhur Pradjarto mengatakan pihaknya sedang sedang memproses sanksi administratif untuk badan hukum koperasi yang melakukan praktek investasi bodong tersebut.

Kemenkop dan UKM menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepolisian hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Dinas Koperasi dan UKM untuk menelusuri hal tersebut.


3 Jenis Investasi Terbaik yang Layak Kamu Coba

Dia menjelaskan modus operandi yang dilakukan koperasi-koperasi itu dilakukan aktifitas penjaringan dana dari anggota atau masyarakat namun dana investasinya diselewengkan.

Oknum-oknum itu melakukan hal tersebut dengan memanfaatkan badan hukum koperasi yang sebelumnya telah terdaftar yang sudah lama vakum. Badan hukum koperasi tersebut diperjualbelikan.

"Viral akhir-akhir ini bank gelap berkedok koperasi tapi sekarang udah ditangani Bidang Pengawasan. Mereka ini lembaga atau sekelompok orang yang mengatasnamakan koperasi terutama, jadi koperasi simpan pinjam ini sangat rawan kaya KSP Cipendawa, Cipaganti, Langit Biru dan lainnya," kata Luhur di kantornya, di Jakarta, Jumat (25/10).

Kemenperin: SNI Usaha Melindungi Industri dan Investasi Dalam Negeri

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Raka Kisdiyatma