logo


Hampir Capai Target, Target Melistriki Seluruh Negeri Sudah Sekitar 98,86 Persen

Simak ulasan selengkapnya

24 Oktober 2019 20:00 WIB

Media Gathering di kantor Dirjen Ketenagalistrikan
Media Gathering di kantor Dirjen Ketenagalistrikan Doc Jitu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Target melistriki seluruh negeri pemerintahan Joko Widodo sudah hampir mencapai target. Target yang dicanangkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2020 seluruh rumah tangga di Indonesia sudah teraliri listrik.

Kementeria ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM memaparkan bahwa dari target yang akan dicapai di tahun 2019 ini adalah 99,99%. Pada triwulan ketiga rasio elektrifikasi hingga September 2019 mencapai 98,86%.

"Per September 2019 sudah mencapai 98,86% dari tahun lalu 98,3%, Selama 4 tahun terakhir rata-rata mencapai 3 persen lebih perkembangannya," kata Direktur Pembinaan Program dan Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P Hutajulu saat Media Gathering di kantor Dirjen Ketenagalistrikan, Jakarta (24/10).


Menteri ESDM Sebut Listrik Tumbuh Hampir 40% dalam 5 Tahun Terakhir

Jisman memaparkan bahwa pencapaian tersebut sudah jauh lebih baik dibandingkan periode sebelumnya dan dia juga menyebutkan bahwa untuk daerah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mencapai 73%.

"Dulu hanya 60% sekarang 73%. Jadi kita pacu bagaimanapun caranya karena tertinggal dari propinsi lain," imbuhnya.

Di waktu yang sama Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Gatrik) Rida Mulyana menegaskan pihaknya akan terus berupaya untuk mencapai apa yang sudah ditargetkan tahun ini terutama untuk daerah-daerah tertinggal.

"sisa yang 1,1% persen itu tersebar di daerah yang kalau tak pulau kecil, daerah yang remote," ujarnya.

PT PLN mengalami kesulitan untuk melayani masyarakat terutama pada daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T), kesulitan utama yang ditemukan adalah kemampuan masyrakat untuk membayar biaya penyambungan listrik. Masyarakat harus mengeluarkan uang Rp 700.000 untuk penyambungan listrik pertama.

Resmi Jadi Menteri ESDM, Arifin Tasrif: "Saya Sangat Terbuka dengan Semua Masukan.."

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman, Raka Kisdiyatma