logo


Facebook dan Instagram Siapkan Fitur Baru untuk Melawan Hoaks

simak penjelasannya

23 Oktober 2019 19:51 WIB

the verge

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Facebook dan Instagram adalah platform media sosial yang dinilai paling cepat dalam penyebaran informasi hoaks karena pengguna dapat dengan mudah membagikannya kepada pengguna internet lainnya.

Hal itu berdasarkan data Kementerian Komunikasi Informatika (Kemenkominfo) dari Agustus 2018 hingga Februari 2019.

"Hoaks itu paling banyak di Facebook, Instagram. Kalau Twitter jauh menurun. Ya kelompok keluarga itu lah, Facebook, Instagram," kata mantan Menkominfo Rudiantara beberapa waktu yang lalu.


Walau Iphone 11 Jadi HP Termahal Saat Ini, Namun Macam-macam HP Jadul Ini Juga 'Pernah' Mahal Lho

Sebagai langkah dalam memerangi potensi hoaks tersebut, terlebih menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) pada 2020, Facebook dan Instagram akan segera merilis sebuah fitur baru yang akan memberikan suatu peringatan kepada penggunanya jika sebuah berita, foto maupun video tersebut adalah hoaks.

Nantinya, setiap postingan yang dibagikan akan dilabeli sebuah tanda dari tim independent pihak ketiga.

“Kami akan meningkatkan transparansi melalui keterbukaan informasi pemilik yang sudah dikonfirmasi dan memberi label pada konten yang mengandung informasi keliru," kata perusahaan Facebook dilansir dari Reuters, Selasa (22/10)

Dengan adanya fitur baru ini, pengguna akan lebih waspada dan selektif dalam menerima pesan yang kemungkinan berisikan konten informasi palsu.

Jokowi Duduk Lesehan Bareng Menteri-menterinya, Netizen Mengaku Sedih

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia