logo


Prabowo Jadi Menteri Jokowi, PKB: "Sah-sah Saja Kok..."

Simak ulasan selengkapnya

22 Oktober 2019 17:13 WIB

Prabowo Subianto dan Joko Widodo bertemu di Istana Kepresidenan, JUmat (11/10/2019)
Prabowo Subianto dan Joko Widodo bertemu di Istana Kepresidenan, JUmat (11/10/2019) Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PKB, Yaqut Cholil Qoumas, tidak mempersoalkan rencana Prabowo Subianto masuk ke Kabinet Kerja Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menurutnya Jokowi mengandeng Prabowo untuk masuk ke kabinetnya adalah bentuk  hak preoregatif presiden.

“Artinya dengan Pak Jokowi menggandeng kubu Prabowo, itu sah-sah saja, silahkan dimasukan ke kabinet. Itu hak preoregatif presiden,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (22/10).


Diajak Makan Siang Jokowi, Basuki: Ditemani Queen dan Metallica

Dalam perihal ini, dia mengingatkan Jokowi untuk tidak melupakan komposisi antara partai yang dari awal mendukungnya di Pilpres 2019 dengan partai yang tidak mendukung.

Ketua Umum GP Anshor ini menyebut partai yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin sejak awal haruslah mendapat porsi yang lebih banyak di kabinet.

“Tentu presiden jangan melupakan kompoisisi, yang paling penting menurut saya siapa yang berkeringat dan siapa yang tidak, presiden tidak boleh menafikan itu. Siapa yang berkeringat itu yang harus didahulukan, baru kemudian yang tidak berkeringat apalagi melawan itu entar-entar dulu,” kata Yaqut.

“Yang dulu berdarah-darah memperjuangkan Jokowi dan kiai Ma’ruf, porsi itu juga harus dipertimbangkan secara profesional jangan sampai sama apalagi dikurangi,” pungkasnya.

Jadi Calon Menteri Jokowi, Ketua HIPMI: Bisa Ada UMKM, Investasi, Perdagangan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma