logo


Kebakaran Hutan, Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup

simak penjelasannya

22 Oktober 2019 16:31 WIB

suarantb.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Semua jalur pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat ditutup akibat kebakaran hutan yang terjadi sejak Sabtu (19/10). Penutupan tersebut diberlakukan sejak Minggu (20/10) oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani.

"Kegiatan pendakian di semua jalur pendakian ditutup sejak 20 Oktober 2019 hingga batas waktu yang belum ditentukan," kata Pelaksana Harian Kepala BTNGR Dwi Pangestu seperti dilansir dari CNNIndonesia, Minggu (20/10).

Ia menyebut area yang terbakar di jalur pendakian Senaru di Kabupaten Lombok Utara juga telah menyebar hingga ke jalur pendakian Sembalun di Kabupaten Lombok Timur.


3 Film Tentang Solo Traveling Ini Recommended Banget Buat Ditonton

Sebelumnya, kawasan hutan di Plawangan Senaru, Taman Nasional Gunung Rinjani, terbakar pada Sabtu (19/10) malam dan terlihat jelas pada malam hari sehingga menyita perhatian warga yang berada di kaki gunung yang memiliki ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut. Namun, penyebab kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti.

Sehingga harus dilakukan penutupan jalur pendakian untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terutama bagi keselamatan para pendaki Gunung Rinjani.

Dwi menambahkan bagi para pendaki yang telah memesan tiket secara online dapat melakukan penjadwalan ulang pendakian pada waktu yang lain, selama kuota pendakian masih tersedia.

"Penjadwalan ulang dapat dikerjakan melalui aplikasi eRinjani atau penjadwalan ulang secara manual melalui petugas di pintu pendakian. Bisa juga meminta bantuan operator melalui nomor telepon genggam 0811283939," pungkasnya.

Catat! Bawa Makanan ini untuk Antisipasi Mabuk Perjalanan Saat Traveling

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia