logo


Guna Pelihara Naluri Tempur, Satlinlamil Surabaya Ikut Latihan Menembak Laras Panjang & Pistol

Simak berita selengkapnya

22 Oktober 2019 06:30 WIB

Satlinlamil Surabaya ikut pelatihan menembak laras panjang dan pistol
Satlinlamil Surabaya ikut pelatihan menembak laras panjang dan pistol ist

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya mengikuti latihan menembak senjata laras panjang dan pistol di lapangan tembak Krida Braja, AAL, Bumimoro, Surabaya, Senin (21/10).

Latihan menembak ini merupakan bagian dari program kerja Staf Operasi (Sops) Satlinlamil Surabaya pada triwulan IV tahun 2019.

Selain juga merupakan perintah dari Panglima Kolinlamil Laksma TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. agar seluruh prajurit Kolinlamil dapat meningkat dan terpelihara naluri tempurnya.


Sekretaris Umum Bakamla Resmi Tutup Pelatihan LPA

“Sebagai prajurit matra laut yang selalu siap bertempur, latihan menembak adalah kewajiban untuk meningkatkan dan memelihara naluri tempur” tegas Panglima.

Kegiatan digelar ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk upaya pembinaan personel Satlinlamil Surabaya untuk meningkatkan kemampuan personel agar setiap perorangan maupun secara tim mampu melaksanakan tugas baik dan benar sesuai prosedur yang berlaku.

Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto mengatakan kegiatan latihan diikuti 60 orang terdiri dari 20 perwira dari unsur KRI dan Staf menembak laras pendek menggunakan pistol jenis sig sauer dan 40 prajurit Bintara dan tamtama menembak laras panjang menggunakan senjata jenis SS1.

Ia juga menjelaskan, sebelum melaksanakan penilaian, para petembak laras pendek maupun laras panjang diberi kesempatan untuk melaksanakan tembak percobaan dengan lima peluru. Sedangkan untuk penilaian menembak laras pendek jenis slow fire dilaksanakan dua kali dengan masing-masing sepuluh peluru, dan untuk penilaian menembak laras panjang dilaksanakan dengan tiga sikap, yaitu tiarap, duduk dan berdiri, yang masing-masing menggunakan sepuluh peluru.

“Latihan menembak dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan menembak prajurit,” ujar mantan Komandan Lanal Sibolga.

Ia menegaskan latihan ini untuk melatih kemahiran menembak baik secara perorangan maupun tim (kesatuan) sehingga mampu menggunakan senjata dengan baik sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Sebagai Bekal, 850 Prajurit TNI Adakan Latihan Teknis

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata