logo


Soal Prabowo Jadi Menhan, KontraS: Semakin Runyam Masa Depan HAM

Simak berita selengkapnya

22 Oktober 2019 05:00 WIB

kabar24-bisnis.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) melalui Deputi Koordinator-nya, Feri Kusuma menanggapi kabar yang menyebutkan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang berpeluang untuk menjadi Menteri Pertahanan (Menhan).

Feri mengatakan dengan dipilihnya Prabowo menjadi Menhan maka masa depan hak asasi manusia (HAM) semakin runyam. Pasalnya, Prabowo masih terkait dengan kasus penculikan 1997-1998.

Baca Juga: Antusias Anak Sangat Tinggi, Satgas Pamtas Yonif Raider 514 Mengajar di Perbatasan


Selain Prabowo, Mahfud MD Juga Datangi Istana

Sebagai Bekal, 850 Prajurit TNI Adakan Latihan Teknis

"Semakin runyam masa depan hak asasi manusia. Harapan korban pupus sudah, terutama terkait penuntasan kasus orang hilang karena yang sering kali disebut sebagai salah satu orang yang bertanggungjawab terhadap kasus penculikan 97-98 adalah Pak Prabowo," ujar Feri yang dilansir dari Suara.com, Senin (21/10/2019).

Lebih lanjut, jika benar Prabowo menjadi Menhan berarti Jokowi tidak memiliki keberpihakan terhadap penegakkan HAM di Indonesia.

"Artinya, janji yang 2014 itu wacana, omong kosong dan diperkuat dengan pidato kemarin yang tidak sama sekali menyentuh persoalan hak asasi manusia," tandasnya.

Prabowo Jadi Menhan, Dahnil Simanjuntak: "Sesuai dengan Kapasitas Gerindra"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata