logo


Sebagai Bekal, 850 Prajurit TNI Adakan Latihan Teknis

Simak berita selengkapnya

22 Oktober 2019 03:00 WIB

850 prajurit TNI gelar latihan teknis
850 prajurit TNI gelar latihan teknis ist

BOGOR, JITUNEWS.COM - Sebanyak 850 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-N Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) menggelar latihan teknis dalam rangka pelaksanaan program aplikasi PDT (Pre Deployment Training) di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (21/10/2019).

Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-N Unifil TA 2019 yang berjumlah 850 orang terdiri dari tiga matra (TNI AD,  TNI AL, TNI AU) di bawah pimpinan Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo S.sos M.I.Pol (Akmil 2001) sebagai Komandan Satgas, merupakan pasukan pemeliharaan perdamaian dunia dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang akan bertugas selama satu tahun di wilayah Lebanon.

Dansatgas Yonmek XXIII-N Unifil menyampaikan bahwa latihan teknis merupakan inti dari pelaksanaan Pre Deployment Training yang diprogramkan oleh PMPP TNI. “Bagi para perwira staf, harus mempunyai perencanaan kerja sesuai dengan bidangnya masing-masing guna mendukung suksesnya pelaksanaan tersebut, mulai dari persiapan Marshaling Area sampai pelaksanaan penugasan di daerah misi (Lebanon),” ujarnya.


Panglima TNI: Marwah dan Nama Baik NKRI Dipertaruhkan dalam Pelantikan Presiden RI

“Beberapa minggu yang lalu materi telah disampaikan oleh para Gumil kepada seluruh personel satgas dengan baik dan lancar, dan beberapa tambahan pembekalan yang disampaikan oleh narasumber sehingga dapat menambah wawasan dan gambaran pada saat penugasan di daerah misi nantinya,” ungkapnya.

Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo menegaskan bahwa materi teknis ini sangat penting bagi seluruh personel satgas sebagai implementasi apabila menghadapi suatu permasalahan yang terkait dan bagaimana cara mengatasi jika sudah berada di daerah penugasan nantinya.

“Semua materi yang diberikan kepada peserta PDT merupakan bekal persiapan yang dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan SOP (Standar Operasi Prosedur) dan ROE (Rule Of Engagment) di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan operasi penugasan,” tutup Dansatgas.

Pelaksanaan materi teknis ditempatkan sesuai bidangnya masing-masing, antara lain Kompi A melaksanakan STIR 1-15, Kompi B melaksanakan Fixed War (Line 1), Kompi C melaksanakan CRC (Line 4), Kompi D melaksanakan Escort Convoy (Aula) dan HQ Staffex (Aula), termasuk bagian Koki yang dituntut untuk bisa memasak makanan yang berkualitas untuk disajikan pada saat di daerah misi nantinya.

Panglima TNI Tinjau Simulasi Pengamanan Pelantikan Presiden RI di Monas

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata