logo


Pengamat ke Jokowi, "Bagaimana Mungkin Orang yang Bermasalah Rumah Tangga Dijadikan Menteri"

Simak berita selengkapnya

22 Oktober 2019 02:00 WIB

Joko Widodo
Joko Widodo Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Jokowi tengah menyusun kabinet untuk periode pemerintahan periode kedua. Sejumlah nama telah dipanggil Presiden. Jokowi diingatkan agar memperhatikan jejak hukum dan moral para kandidat menteri.

Peneliti senior Pusat Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (Puskapkum) Rahmat Saputra mengingatkan Presiden Jokowi agar teliti dan membuka jejak rekam para pembantunya. "Jejak rekam para kandidat menteri harus diperhatikan Presiden. Jejak rekam hukum dan moral harus menjadi perhatian serius Presiden," kata Rahmat di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Menurut dia, tak tepat jika Presiden masih menggunakan figur-figur yang pernah berurusan dengan KPK dan penegak hukum. Menurut dia, kendati kandidat berstatus saksi dalam suatu perkara korupsi, akan menjadi beban di waktu-waktu mendatang. "Secara etik figur yang pernah berurusan dengan KPK sebaiknya tak dilibatkan dalam kabinet. Figur ini akan membebani Presiden," tambah Rahmat.

Lebih lanjut Rahmat mengingatkan selain itu figur yang memiliki catatan buruk dalam urusan domestik rumah tangganya juga semestinya tidak dijadikan menteri di kabinet Jokowi periode kedua. "Secara etik, bagaimana mungkin seseorang yang pernah bermasalah dengan rumah tangganya diberi amanat mengurus urusan publik. Presiden harus jeli, agar lima tahun ke depan beliau tidak dibebani," tandas dosen di FH Universitas Bhayangkara Jakarta.

Rahmat mengingatkan kendati tidak mudah dalam penyusunan kabinet karena melibatkan berbagai stakeholder, Jokowi diingatkan agar tetap memegang prinsip dasar dalam penunjukan calon pembantunya. "Dasarnya jelas yakni jejak rekam hukum dan moral. Kalau figur pernah berurusan dengan persoalan hukum dan moral, baiknya lupakan saja, agar pemerintahan Jokowi efektif di lima tahun mendatang," tutup mahasiswa doktor ilmu hukum di Universitas Padjajaran (Unpad) ini.

Selain Prabowo, Mahfud MD Juga Datangi Istana

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata