logo


Mitos Seputar Traveling yang Berlaku di Masyarakat Jawa

simak penjelasannya

19 Oktober 2019 11:10 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Masyarakat Jawa sebagian besar masih memegang erat filosofi budayanya. Banyak sekali aturan tidak tertulis yang berlaku dimasyarakat. Aturan tidak tertulis ini sebenarnya sangat dipengaruhi oleh mitos yang kebenarannya masih dipertanyakan. Berikut beberapa mitos tentang traveling yang sering beredar di kalangan masyarakat Jawa terlebih yang masih tinggal di pedesaan.

1. Tidak Keluar Rumah saat Malam 1 Sura

Malam 1 Sura dianggap keramat oleh masyarakat Jawa. Banyak ritual-ritual khusus yang dilakukan oleh masyarakat Jawa khususnya pada malam ini, seperti ritual membersihkan pusaka dan beragam ritual lainnya yang sangat erat dengan hal mistis. Alasan yang diyakini oleh beberapa kalangan yakni pada malam ini banyak makhluk gaib yang keluar berkeliaran.


Tips Berburu Kuliner Saat Traveling Agar Terhindar dari Getok Harga

2. Jangan Foto Bertiga

Traveling tidak akan terasa seru tanpa berfoto. Tapi, hal itu akan membuat repot kalau kita hanya bertiga dalam melakukan traveling, sebab foto bertiga dianggap bisa mendatangkan hal buruk yang akan menimpa salah satu dari tiga orang tersebut


3. Dilarang Keluar Rumah saat Senja

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata senja? Pemandangan sunset yang indah bukan? Namun, hal ini tidak berlaku di Jawa. Waktu matahari tenggelam atau menjelang maghrib, orang tua di Jawa selalu memberi peringatan kepada anak-anaknya agar tidak keluran. Alasannya adalah Makhluk gaib. Mereka menanamkan rasa takut kepada anak dengan menyebut jika masih berada diluar rumah pada waktu tersebut, maka makhluk gaib yang mereka sering sebut dengan Wewe akan menculik anak tersebut.
Hingga saat ini, mitos ini masih berlaku di sebagian besar masyarakat Jawa.

4. Jangan Pakai Baju Warna Hijau di Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis adalah salah satu ikon wisata di Jogjakarta. Uniknya, pengunjung tidak dibolehkan untuk memakai baju dengan warna hijau. Mereka meyakini bahwa warna hijau adalah warna favorit Nyi Roro Kidul, sehingga ia akan menarik siapapun yang memakai warna tersebut ke dasar samudra. sebenarnya anggapan ini bisa dijelaskan secara masuk akal. Dilihat dari udara, pantai Selatan berwarna hijau tosca, jadi akan sangat sulit untuk menemukan korban yang terseret ombak jika orang tersebut menggunakan baju berwarna hijau.

5. Larangan Masuk ke Tempat Wisata Tertentu saat Datang Bulan

Banyak sekali tempat wisata yang ada di Jawa yang menetapkan peraturan larangan bagi wanita haid. Alasan utama adalah karena destinasi tersebut merupakan tempat suci. Memang, banyak tempat-tempat ritual, baik Hindu maupun Kejawen yang "dijadikan" destinasi wisata sehingga semua pengunjung harus menghormatinya.

Mitos Seputar Malam Satu Suro, Halloween Versi Jawa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia