logo


Jelang Pelantikan Presiden, Ahmad Ahyar Harap Situasi Bisa Kondusif

Simak ulasan selengkapnya

19 Oktober 2019 04:19 WIB

Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9).
Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9). Dok. Biro Pers Istana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019/2020 pada Minggu, (20/10/2019) mendatang. Momentum pelantikan kedua tokoh tersebut juga harus dijadikan penguatan sinergi oleh semua pihak untuk membangun negeri ini.

Wakil Ketua Umum Amanah Perisai Nusantara, Ahmad Ahyar berharap situasi pelantikan aman kondusif bagian dari perjalanan demokrasi.

Ia juga mengatakan bahwa semua pihak harus bangga menjadi negara demokrasi ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan India. Namun, tentu saja pada masa yang akan datang kualitas demokrasi harus lebih baik dan lebih substantif.


Anggota DPR RI: "JK Mewakili Semua Kepentingan"

"Mari kita kembali pada jati diri masyarakat kita yang guyub, santun, toleran saling meneduhkan satu sama lain," katanya dalam Siaran Pers yang diterima redaksi Jumat, (18/10/2019).

Ia menambahkan bahwa kedepan semua pihak harus terus bersatu untuk sama-sama menjadikan Indonesia dapat lebih baik lagi.

"Kita semua rakyat Indonesia dan para tokoh bagsa, para elite politik dan masyarakat luas harus kembali saling merawat saling bersinergi membangun rumah besar kita Indonesia," pungkasnya.

Jokowi Angkat Menteri dari Luar Koalisi, Politisi NasDem: "Ga Jadi Masalah"

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma