logo


Catatan 5 Tahun Jokowi-JK, Pemilu Serentak yang Kompleks tapi Rendah Perselisihan

Pemerintah terus menjaga stabilitas politik dengan mewujudkan rasa aman kepada warganya

18 Oktober 2019 18:45 WIB

Ilustrasi surat suara Pemilu.
Ilustrasi surat suara Pemilu. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah genap 5 tahun. Artinya, Jokowi-JK tidak akan lagi memimpin bersama, namun Jokowi tetap melanjutkan periode keduanya bersama Ma'ruf Amin.

Selama 5 tahun memimpin, tentunya ada berbagai catatan pencapaian yang dilakukan oleh Jokowi-JK di berbagai sektor. Pemerintah selalu berusaha memberikan rasa aman dan melindungi seluruh warga negara.

Di sektor politik, pemerintah terus menjaga stabilitas politik dalam negeri dengan mewujudkan rasa aman serta memastikan ruang dialog untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi.


Jelang Pelantikan Jokowi, Sekretaris Jenderal MPR: "Gladi Resik Sudah Final"

"Partisipasi dalam pemilu adalah salah satu indikator dari kualitas demokrasi, Indonesia berhasil menyelenggarakan pemilu serentak yang paling kompleks di dunia, dengan tingkat partisipasi yang tinggi dan perselisihan yang rendah," seperti dikutip Jitunews dari catatan 'Lima Tahun Maju Bersama, Capaian Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla', Jumat (18/10).

Dibandingkan dengan Pemilu 2014, ada selisih 11%, pada Pemilu 2014 ada 70% sedangkan di Pemilu 2019 ada 81%. Sedangkan jumlah perselisihan di Pemilu 2014 sebesar 903, sedangkan Pemilu 2019 ada 260.

Tak hanya dalam negeri, pemerintah juga melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri.

"Penanganan WNI yang bermasalah di luar negeri menunjukkan perbaikan yang signifikan, baik dari sisi jumlah warga yang ditangani masalahnya dan terselesaikan, maupun diplomasi pemerintah terhadap negara-negara di mana WNI bekerja atau tinggal," tulisnya.

Indonesia juga terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan OBB untuk periode 2019-2020. Indonesia juga berusaha untuk mewujudkan perdamaian dunia, salah satunya berperan aktif dalam perdamaian Palestina. Hal ini dilakukan dengan cara mendorong two-state solution serta menyebarkan bibit perdamaian di Afghanistan dengan menyelenggarakan pertemuan trilateral bersama Afghanistan dan Pakistan.

5 Tahun Jokowi-JK Bangun Infrastruktur Besar-besaran, Saatnya Fokus SDM

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata