logo


Pembangunan SDM, Mendikbud: Guru Harus Kita Tangani Duluan

Mendikbud mengupayakan kesejahteraan guru honorer dengan gaji minimal UMR

18 Oktober 2019 06:30 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia - Muhadjir Effendi, mendukung program pemindahan ibukota baru.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia - Muhadjir Effendi, mendukung program pemindahan ibukota baru. Republika

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, mengupayakan kesejahteraan guru honorer dengan gaji minimal Upah MinimunRegional (UMR).

Hal itu selaras dengan visi pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pembangunan SDM dimulai dengan pembinaan guru.

"Karena itu guru ini harus kita tangani duluan kalau kita membangun SDM, mulai dari sistem rekrutmen, pembinaan karirnya, sampai penyelengaraan, sampe penghargaan dia sebagai guru. Itu jadi harus fokus pada guru," ujar Muhadjir di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (17/10).


Anggota DPR Minimal Pendikan SMA, Fahri Hamzah: Rakyat Bukan Tunduk pada yang Bergelar

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan Dana Alokasi Umum (DAU) bisa digunakan untuk menggaji guru honorer.

"Karena itu sekarang sedang terus rapat-rapat mudah-mudahan pak dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bisa melaksanakan dengan baik. Ini harus ditangani betul, saya pesan kepada pak dirjen GTK tidak boleh ditangani secara serampangan," katanya.

Ia juga menyoroti soal jumlah guru honorer yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Menurutnya, jumlah tersebut dianggap tak efisien lantaran banyak guru yang hanya mampu mengajar satu mata pelajaran saja.

"Guru ini supaya efisien itu ada program multi subjek, guru jangan hanya mengajar satu mata pelajaran tapi harus bisa mengajar lebih dari 1 mata pelajaran, itu menjadi efisien. Sekarang ini tidak efisien karena 1 guru itu hanya mengajar 1 mata pelajaran," katanya.

"Betapa borosnya, sehingga kalau ada kekurangan guru tertentu ya harus diisi dengan guru tertentu yang hanya bisa mengajar pelajaran itu. Karena itu, ini yang harus kita tangani," sambungnya.

Kolinlamil Bekali Wawasan Pelajar SMP di Bogor

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata