logo


Tepis Isu Jadi Menteri, Sandiaga Uno Anggap 2 Sosok Ini Lebih Layak

Simak berita selengkapnya

17 Oktober 2019 16:32 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Instagram @sandiuno

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sandiaga Uno telah memutuskan kembali ke Partai Gerindra. Hal itu disampaikan secara jelas melalui media sosial Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, ia mengenakan kaos bertuliskan Gerindra serta memberikan keterangan ‘Saya Kembali’.

Sandi kembali menduduki jabatan yang ditinggalkan selepas pencalonan dirinya sebagai wakil presiden pada pemilu 2019 lalu. Meski mengaku tak mengharapkan jabatan apapun, nyatanya dia mengisi kursi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sekali lagi.

Belakangan ini, berhembus kabar jika Sandi menjadi kandidat menteri di kabinet Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Namun, ia membantah kabar tersebut.


Meski Aksi Demo Tak Dilarang Jokowi, PDIP Dukung Polri Tak Berikan STTP

Sandi sekaligus menampik isu terkait dirinya yang bergabung kembali ke Partai Gerindra karena disiapkan untuk menyinggahi posisi kementerian.

Dia menilai ada orang lain yang lebih pantas untuk masuk ke kabinet, jika nantinya Gerindra benar-benar bergabung ke pemerintahan.

Orang pertama yang dia maksud adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kalau di partai urut kacang lah. Kader terbaik pertama ya Pak Prabowo," kata Sandiaga di rumahnya, Jalan Pulombangkeng Nomor 5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilansir dari Tempo, (17/10).

Sandiaga menyebut Prabowo cocok menjadi seorang menteri bukan hanya karena petinggi partai, melainkan sosok penggagas. Diketahui, konsep terkait kemandirian pangan, energi, air, dan pertahanan yang diberikan kepada Jokowi merupakan rancangan dari Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu.

Sosok selanjutnya yang dianggap layak menjadi menteri adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo.

"Dan ada kader Gerindra lain Edhy Prabowo yang lebih senior," lanjut Sandiaga.

Kendati demikian, Sandi mengatakan bahwaPrabowo tak pernah mengajukan nama menteri kepada Jokowi. Sandi menerangkan bahwa Gerindra lebih berkompetisi dalam hal gagasan, bukan memperebutkan posisi.

Bamsoet: "JK Punya Banyak Pengalaman untuk Dijadikan Solusi atas Masalah Negara"

Halaman: