logo


Anggap OTT KPK Hamburkan Anggaran, Politisi PDIP: Kegagalan KPK Membantu Pemerintah

Simak berita selengkapnya

17 Oktober 2019 20:15 WIB

Masinton Pasaribu.
Masinton Pasaribu. Instagram @masinton

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menilai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK secara rutin menunjukkan kegagalan KPK dalam membantu pemerintah untuk mencegah korupsi.

"OTT yang dilakukan KPK adalah kegagalan KPK membantu pemerintah dalam membangun sistem dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas," ujar Masinton yang dilansir dari Bisnis.com, Rabu (16/10).

Baca Juga: Iphone 11 Jadi Idaman, Ternyata Ada HP yang Bentuknya 'Gila' Lho


KPK Sering Lakukan OTT, Fahri Hamzah Heran, "Saya Geleng-geleng Kepala Lihat KPK"

Diundang Jokowi, PKS Pilih Absen, "Nanti Kesannya Minta Menteri"

Bahkan, ia menganggap OTT yang masif dilakukan bisa menghamburkan anggaran negara. Pasalnya, biaya penanganan perkara KPK mulai dari penyidikan hingga penuntutan menghabiskan anggaran hingga Rp1 miliar.

"Sedangkan kasus perkara yang ditangkap KPK hanya puluhan hingga ratusan juta," imbuhnya.

Selain itu, ia juga menilai OTT merupakan penjebakan yang bersumber dari penyadapan, padahal hal tersebut bisa dicegah.

Balik ke Gerindra, Sandiaga Tegaskan, "Kita Pastikan Ekonomi Indonesia Bangkit Kembali"

Diberitakan sebelumnya, terakhir KPK melakukan OTT kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Dan beberapa hari sebelumnya, KPK juga melakukan OTT Bupati Indramayu, Supendi Dini.

Tercatat seminggu sebelumnya, KPK juga mengamankan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangku Negara.

Meski Aksi Demo Tak Dilarang Jokowi, PDIP Dukung Polri Tak Berikan STTP

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata