logo


Berlaku Hari ini, Menang: UU Jaminan Produk Halal Akan Dilakukan 2 Tahap

Tahap pertama diberlakukan untuk produk makanan dan minuman, Tahap kedua untuk produk selain itu.

17 Oktober 2019 12:23 WIB

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin Kemenag

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah lima tahun diundangkan tepatnya pada 17 Oktober 2014, UU No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) maka hari ini adalah hari pertama UU JPH diberlakukan.

Implikasi dari pemberlakuan UU JPH ini adalah seluruh produk yang beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal mulai hari ini dilakukan secara bertahap. Tahap pertama, kewajiban ini akan diberlakukan untuk produk makanan dan minuman, serta produk jasa yang terkait dengan keduanya.


Musim Haji 2019 Usai, 163.851 Jamaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air

“Prosesnya akan berlangsung dari 17 Oktober 2019 sampai 17 Oktober 2024,” tegas Lukman di Kantor Wapres, Rabu (16/10).

Tahap kedua diberlakukan untuk selain produk makanan dan minuman. Tahap kedua ini dimulai 17 Oktober 2021 dalam rentang waktu yang berbeda. Ada yang 7 tahun, 10 tahun, ada juga 15 tahun.

"Perbedaan rentang waktu ini tergantung dari kompleksitas produk masing-masing," ungkapnya.

“Namun perlu kami tegaskan bahwa penahapan produk seperti kami sampaikan tersebut tidak berlaku bagi produk yang kewajiban kehalalannya sudah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, dan produk sudah bersertifikat halal sebelum UU JPH berlaku," pungkasnya.

Sambangi Vatikan, Menag Bersyukur Putra Terbaik Indonesia Bisa Jadi Kardinal

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman