logo


Pegawainya Heran Moeldoko Bubarkan KSP, Netizen Bilang, "Kan Ada Buzzer, Tenang"

Simak berita selengkapnya

17 Oktober 2019 19:00 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri didampingi oleh Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menerima para buruh yang mewakili berbagai elemen dan organisasi buruh, Selasa (1/5).
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri didampingi oleh Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Eko Sulistyo menerima para buruh yang mewakili berbagai elemen dan organisasi buruh, Selasa (1/5). Dok. KSP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Utama Kedeputian Politik dan Desiminasi Informasi, Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Beathor Suryadi mengaku heran dengan keputusan Kepala KSP, Moeldoko yang membubarkan KSP sehari sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu, (20/10) mendatang.

"Kenapa Pak Moeldkok terburu-buru membubarkan KSP, jika patuh pada Perpres ikuti aja jatuh temponya pada 20 Oktober bersamaan dengan berakhirnya periode pertama Presiden Jokowi," ujar Beathor yang dilansir dari RMOL.co, Kamis (17/10).

Baca Juga: Jika Gerindra Gabung Jokowi, Pengamat: Apa Gunanya Pemilu Kalau yang Kalah Ikut Berkuasa?


Perppu KPK, KSP: Keputusan Itu Seperti Simalakama

Ngabalin Pastikan Gerindra Dapat Jatah Menteri, Ini Reaksi Kocak Prabowo

Padahal, menurutnya, ada informasi yang menyebutkan pada pelantikan presiden akan ada ribuan massa BEM dan relawan Jokowi yang akan menyambut pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Di mana penyambutan tersebut memerlukan tugas dari KSP.

Hal tersebut ditanggapi beragam oleh netizen. Berikut beberapa komentar netizen yang Jitunews pantau di artikel "Sehari Sebelum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Kok Moeldoko Malah Bubarkan KSP?" yang tayang di Babe (17/10).

Hamba Allah, Waduh, sebaiknya jangan dibubarkan dulu walau cuma berselisih sehari dari pelantikan, kasihan para buzzer gak ada kakak pembina dalam sehari artinya mereka tidak makan sehari dong?

KPK Sering Lakukan OTT, Fahri Hamzah Heran, "Saya Geleng-geleng Kepala Lihat KPK"

Aki Aki, Kan ada buzzer, tenang.

Wong Kham Foong, Mencari selamat.

Mahasiswa Ancam Turun Lagi ke Jalan, Dahnil: Orde Sangat Baru

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata