logo


Arteria Tidak Terima RUU KPK Dikaitkan dengan Banyaknya Anggota DPR yang Ditangkap

Arteria meminta untuk tidak terhipnotis dengan adanya OTT KPK.

17 Oktober 2019 03:45 WIB

Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan.
Anggota Komisi II DPR, Arteria Dahlan. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, menanggapi soal revisi UU KPK. Arteria tidak terima jika RUU KPK dikaitkan dengan kasus banyaknya anggota DPR yang ditangkap.

"Tapi DPR nggak bisa terima dimana dikaitkan revisi UU KPK karena DPR-nya banyak ditangkap," ujar Arteria di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (16/10).

Arteria mendukung penangkapan pejabat-pejabat yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi.


Terkait Perppu KPK, DPR: Pertimbangan Presiden Juga Harus Diperhatikan

"Ketua DPR RI (Setya Novanto) aja ditangkap, orang deketnya siapa-siapa pun ditangkap dan DPR nggak pernah marah-marah," ujarnya.

Arteria mempertanyakan soal anggapan UU KPK sebagai bentyk pembelaan DPR terhadap koruptor. Arteria menegaskan bahwa DPR ingin melihat KPK kuat.

"Nggak ada yang kita kurangi dan kita semua pengin betul bagaimana KPK-nya kuat, bagaimana penegakan hukumnya bisa bagus, jangan sampai negara ini rusak karena korupsi, ini tapi saya ingin mengingatkan Adik-adik, tujuan bernegara itu bukan memberantas korupsi, ini hanya sebagian kecil dari tugas pemerintahan. Jadi jangan otak kita dibalik-balik," ujar Arteria.

Arteria meminta para mahasiswa untuk tidak terhipnotis dengan adanya OTT KPK. Menurutnya, tugas KPK masih banyak yang terbengkalai.

"Tujuan kita bernegara bagaimana melihat negara adil makmur, bukan yang lain, bagaimana pemberantasan korupsi, sama kita harus berantas, sama hebatnya, tapi jangan KPK-nya yang dominan. Ya nggak begitu, Adik-adik kan tangkapan OTT-nya terhipnotislah, KPK-nya hebat koruptor banyak ketangkep. Tugas KPK itu banyak sekali, ada 6 tugasnya, tidak hanya menindak yang tadi, bagaimana pencegahan, bagaimana monitoring, bagaimana supervisi yang lainnya dikerjakan nggak," ujar Arteria.

Perihal Pimpinan KPK, Arteria Dahlan: Saya Ngomong Sesat Nanti Heboh Lagi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata