logo


PKB Sebut Jokowi Bijaksana Karena Tak Larang Demo Jelang Pelantikan

PKB mengimbau aparat keamanan untuk mengawal aksi unjuk rasa.

17 Oktober 2019 02:45 WIB

Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9).
Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/9). Dok. Biro Pers Istana

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengizinkan adanya aksi unjuk rasa menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. PKB mendukung sikap Jokowi tersebut.

Jubir DPP PKB, Syaiful Huda, mengimbau aparat keamanan untuk mengawal aksi unjuk rasa.

"Sikap Presiden yang memperbolehkan unjuk rasa merupakan hal bijaksana, karena penyampaian aspirasi di depan umum itu dijamin konstitusi. Hanya saja mereka yang mau berunjuk rasa juga harus menaati koridor hukum yang berlaku," ujar Huda dalam keterangannya seperti dilansir dari detikcom, Kamis (17/10).


Ini Daftar Nama Calon Menteri Periode 2019-2024 yang Sering Disebut

Aparat keamanan sempat melarang aksi unjuk rasa hingga waktu pelantikan pada 20 Oktober. Namun, pelarangan tersebut mendapat protes dari masyarakat.

Huda menyebut sikap Jokowi merupakan cerminan dari amanat konstitusi. Ia meminta semua pihak harus menghormati pihak-pihak yang ingin menyampaikan aspirasi mereka di depan umum.

"Sebagai negara yang demokratis harusnya semua aspirasi dihormati. Jadi kalau pun disampaikan menjelang atau saat pelantikan, ya tidak masalah, asalkan disampaikan sesuai koridor hukum," katanya.

Huda menyebut pelantikan presiden dan wapres terpilih harus disyukuri bersama. Pelantikan tersebut merupakan capaian demokratis yang dihasilkan dari proses yang panjang.

"Tentu semua pihak juga harus menghormati fakta politik ini. Apalagi terpilihnya Jokowi-KH Ma'ruf Amin dari proses yang demokratis," katanya.

UU KPK yang Baru, PKS: "Pelemahan Struktural Terhadap KPK"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata