logo


Punya Anggota Dewan Seperti Hanum, Akademisi: Saya Malu

Simak berita selengkapnya

15 Oktober 2019 11:08 WIB

Putri Amien Rais - Hanum Rais
Putri Amien Rais - Hanum Rais Foto: Panjimas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – “Setingan agar dana deradikalisasi terus mengucur. Dia caper. Krn tdk bakal dipakai lg. Play victim. Mudah dibaca sbg plot. Diatas berbagai opini yg beredar terkait berita hits siang ini. Tdk banyak yg benar2 serius kenanggapi. Mgkn krn terlalu banyak hoax-framing yg selama ini terjadi,” kicau Hanum Rais melalui Twitter pribadinya, (10/10).

Dari kicauan tersebut, Hanum Rais dilaporkan ke Bareskrim Polri lantaran dianggap telah menyebarkan berita bohong terkait peristiwa penusukan Menko polhukam Wiranto.

Anggota DPRD DIY itu menyebut penusukan Wiranto sebagai tindakan rekayasa. Pernyataannya tersebut mengundang banyak kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali dari kalangan almamaternya sendiri, Universitas Gadjah Mada (UGM).


Soal Kasus Penusukan, Luhut: Di Amerika Setiap 3 Bulan Kejadian

Dosen UGM Bagas Pujilaksono Widyakanigara dengan terang-terangan mengakui kalau dirinya malu lantaran mempunyai wakil rakyat seperti Hanum.

"Jujur, saya sebagai dosen UGM dan warga Jogja amat malu mempunyai anggota dewan seperti Bu Hanum Rais," ujar Bagas dalam keterangan tertulis, (13/10).

Bagas menilai pernyataan Hanum di media sosial merupakan bentuk kebebasan berbicara. Namun, ia menyesalkan jika kebebasan itu tidak menurut pada fakta.

"Bagaimana bisa seorang anggota dewan yang terhormat yang sudah disumpah setia pada NKRI dan Pancasila tega berperilaku politik ganjil jauh dari nilai-nilai luhur agama, etika dan moral?" kata pengajar sarjana dan pascasarjana di Fakultas Teknik UGM ini.

Lebih lanjut, Bagas mendukung jika ada pihak yang melaporkan Hanum ke pihak kepolisian untuk membuktikan ucapan Hanum di media sosial. Ia juga menyebut pelaporan ini sangat penting untuk pembelajaran masyarakat.

Perut Wiranto Tak Berdarah Saat Ditusuk, Ini Penjelasan dari Dokter

Halaman: 
Penulis : Iskandar