logo


Perut Wiranto Tak Berdarah Saat Ditusuk, Ini Penjelasan dari Dokter

Simak berita selengkapnya

14 Oktober 2019 20:15 WIB

Kejadian Saat Penyerangan terhadap Menko Polhukam  Wiranto
Kejadian Saat Penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyerangan yang terjadi pada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Wiranto hingga saat ini masih menyita perhatian publik.

Salah satunya adalah beberapa anggapan publik yang menyebut tusukan yang mengenai perut bagian kiri bawah Wiranto tidak terlihat ada darah sehingga banyak yang mengira hal tersebut adalah hanya rekayasa.

Baca Juga: Prabowo Kutuk Aksi Terorisme dan Radikalisme, Ferdinand: Bukannya Bapak yang Kasih Panggung?


Luhut: Jangan Dibesar-besarkan Kasus Pak Wiranto Sudah Selesai

Tegaskan Tolak Rekonsiliasi dengan Jokowi, PA 212: Sebelum Pulangkan Imam Besar Kami

Menanggapi hal tersebut, Tenaga Ahli Deputi IV KSP Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan penuturan dari Kepala RSPAD Gatot Subroto, Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto terkait darah dan luka yang dialami oleh Wiranto.

Ngabalin mengatakan Wiranto mengalami luka tusukan dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter. Dan menurut penuturan dari dokter Terawan, memang darah dari luar tidak terlalu banyak.

"Kalau dari luar darahnya memang tidak terlalu banyak, tetapi karena dalam dinding perut itu senjata tajam menembus usus kecil, diperkirakan darah yang tertampung itu sekitar 3 liter, jadi memang ada masa yang kita khawatirkan kemarin," jelas Ngabalin di dalam acara Dua Sisi TV One.

Terpasang 200 kWp, PLTS Ile Ape Mampu Hemat Anggaran PLN Hingga Rp115 Juta

Kemudian, ia menyampaikan luka sobek pada perut kiri Wiranto sepanjang 6 sentimeter.

"Tersobek dari kiri ke kanan dua tusukan itu sekitar 6 sentimeter jadi menembus perut sampai ke usus kecil menurut keterangan dokter," papar Ngabalin.

Soal Kasus Penusukan, Luhut: Di Amerika Setiap 3 Bulan Kejadian

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex